SuaraJabar.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung menyesalkan ada dua petugas pengawasnya yang terkena intimidasi dari tim sukses (timses) salah satu pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Bandung.
Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Bandung Hedi Ardia menduga adanya intimidasi itu disebabkan oleh para timses yang tidak ingin diawasi saat sedang menggelar kampanye. Selain verbal, menurut dia, intimidasi itu juga dilakukan secara fisik.
"Ada arogansi yang ditunjukkan oleh timses paslon ya, saya pikir sangat tidak etis dan tidak manusiawi lah, gara-gara hanya dukungan mereka menginjak-injak nilai kemanusiaan gitu," kata Hedi di Kantor Bawaslu Kabupaten Bandung, Soreang, Senin (7/12/2020).
Bahkan, kata dia, salah satu korban intimidasi tersebut adalah petugas pengawas yang merupakan perempuan di Kecamatan Cileunyi. Menurut dia, petugas perempuan tersebut mendapat dorongan secara fisik.
"Memang tidak ada sampai luka-luka, cuma kan tindakan mendorong saja kan tidak patut gitu," kata Hedi.
Selain itu, dia mengatakan salah satu petugas lainnya juga menjadi korban dengan dipiting oleh salah satu timses yang memarahi petugas tersebut. Peristiwa itu, kata dia, terjadi di Kecamatan Cangkuang.
Menurut Hedi, sejauh ini pihak Bawaslu masih melakukan penyelesaian terhadap dugaan adanya intimidasi tersebut. Dengan adanya hal tersebut, ia pun meminta setiap petugas pengawas agar lebih tegar dan memiliki mental yang kuat.
"Mentalnya jangan kendor, justru jadi tantangan lah, memang jadi pengawas itu tidak mudah," kata Hedi. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September