Nenti, warga Indramayu yang gemar memakan silet. (Ayocirebon.com/Erika Lia)
"Saya merasa mual dan pusing kalau tak makan silet," tuturnya.
Mengonsumsi silet baginya seperti orang-orang kebanyakan yang tergantung pada nasi. Nenti menyatakan, tak berniat menghilangkan ilmu kekebalannya itu, sebab dirinya akan merasa lemah tak berdaya.
Kondisi itu, dipandang Nenti, akan merugikan kehidupan dia dan suami. Nenti tak menghendaki sang suami bekerja seorang diri.
Ketergantungan Nenti pada silet di sisi lain tak membuatnya menghadapi kemudahan dibanding orang lain dengan kebiasaan tak seekstrim dirinya. Himpitan ekonomi tetap menempatkan Nenti pada posisi sulit ketika hendak memperoleh silet.
Itu sebabnya, dia mengaku lebih suka diberi silet daripada uang. Silet bagi Nenti lebih memuaskan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Kasus Asusila Anak di Tasikmalaya, Polisi Libatkan KPAID untuk Pulihkan Trauma Korban
-
Dugaan Fasilitas Khusus Ferdy Sambo di Lapas Cibinong, Ini Jawaban Ditjenpas
-
5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Game Digital di PC dengan Bantuan GoPay Games
-
YGMD Laporkan Kemendikdasmen ke APH Terkait Dugaan KKN Proyek Digitalisasi Sekolah
-
BRI Infinite Prioritas dan GarudaMiles Hadirkan Ekstra 27.000 Miles