SuaraJabar.id - Masyarakat Tasikmalaya diteror aksi geng motor yang kerap memakan korban akhir-akhir ini. Terakhir, dua pemuda warga Kampung Kalangsari, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes babak belur usai dianiaya kawanan geng motor pada akhir pekan kemarin.
Aksi brutal geng motor ini mendapat sorotan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf. Ia menuturkan, persoalan geng motor telah meresahkan masyarakat Kota Tasikmalaya dan kerap memakan korban.
"Saya mohon perketat lagi keamanan, aparat kepolisian dibantu TNI untuk betul-betul secara tegas menindak keberadaan geng motor ini," ujar Muhammad Yusuf, Selasa (22/12/2020).
Menurutnya, kemunculan geng motor ini seolah kucing-kucingan dengan petugas. Ketika aparat patroli ke daerah-daerah yang dianggap rawan mereka tidak ada, tapi begitu petugas ke lokasi lain muncul lagi.
"Jadi kaya kucing-kucingan, susah kan," ucap Yusuf.
Sementara itu, terkait dengan masih banyaknya orang-orang yang nongkrong bahkan hingga larut malam, Yusuf mengatakan, tim operasi akan terus bergerak menyisir kerumunan orang untuk tidak nongkrong di pinggir jalan.
Sebab berdasarkan kebijakan Pemkot Tasikmalaya telah membuat aturan tentang pembatasan jam operasional jam malam hingga pukul 20.00 WIB,
"Ya itu nanti tim operasi akan terus menyisir untuk mengingatkan dan menindaknya. Itu menyangkut persoalan mental masyarakat. Kesadaran masyarakat lah yang kita harapkan untuk ditingkatkan terutama menghindari Covid-19," ungkapnya.
Sebelumnya, dua pemuda warga Kampung Kalangsari, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, KotaTasikmalaya menjadi korban penganiaan dan pembacokan geng motor, Minggu (20/12/2020).
Korban berinisial A dibacok dengan cerulit di bagian kepala belakang dan pundak hingga mengalami luka menganga dan harus dijahit sampai 30 jahitan. Sementara korban lainnya berinisial T, mengalami luka lebam di wajah dan badan akibat dikeroyok geng motor.
Baca Juga: Paksa Masuk ke KPU Tasikmalaya, Massa FPMD Bentrok dengan Polisi
Menurut orang tua korban pembacokan, Deni Rusama mengatakan, sebelum kejadian anaknya sedang nongkrong bersama para pemuda lainnya di sebuah warung kopi. Kemudian ada orang yang dia kenal yang katanya di sekap di wilayah Imbanagara Kabupaten Ciamis.
"Anak saya melihat orang yang dia kenal ada yang nganterin pake sepeda motor. Niatnya mau menolong bersama para pemuda lainnya," ujar Deni, Senin (21/12/2020).
Ia menuturkan, selang beberapa waktu datang rombongan 4 motor dengan mengacung-ngacungkan cerulit dan tanpa basa basi langsung membacok.
"Anak saya mengalami luka di kepala dan punggung akibat bacokan cerulit," ungkapnya.
Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Tasikmalaya AKP Yusuf Ruhiman membenarkan adanya kejadian pembacokan yang dilakukan oleh sekelompok geng motor pada Minggu (20/12/2020).
Menurutnya, kejadian pembacokan tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di Kampung Kalangsari, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya. Pihaknya sudah mengantongi identitas para pelaku dan kini dalam pencarian tim buru sergap (Buser).
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa segera menangkapnya," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lagi! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Pelaku Pencabulan, Modusnya Bikin Geleng-geleng
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?