Ahmad Sanusi, Juru Bicara RW 13 yang saat itu masih menjabat Ketua RW menambahkan, dari delapan kali ledakan tahun 2019 lalu, ledakan yang paling besar dirasakan adalah ledakan ketujuh dan kedelapan.
“Saya taunya itu dari warga pada keluar rumah. Mereka lapor waktu itu ke saya. Saat itu belum sadar kalau rumah udah pada retak, teramsuk punya saya. Besoknya baru mulai kelihatan,” terangnya.
Dulunya, retakan memang lebih banyak terlihat pada dinding rumah warga, namun mulai merembet terlihat pada lantai rumah. Setelah ia mendengar dari seorang ahli geologi, ternyata tanah di wilayahnya sudah terbelah.
“Makannya sesuai ahli geologi bahwa tanah di Tipar itu sudah belah, bukan oleh alam. Sudah zona bahaya. Itu berdasarkan penelitian,” tukasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Suara.com masih mencoba untuk meminta keterangan dari pihak KCIC. [Suara.com/Ferry Bangkit]
Berita Terkait
-
3 Tentara Luka Parah Kena Ledakan Ranjau di Zona Demiliterisasi Korea
-
Bukan Orang Lokal, Warga Negara Ini Paling Sering Naik Kereta Cepat Whoosh!
-
Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat
-
Whoosh dan Jeratan Utang: Antara Siasat Penyelamatan dan Bom Waktu Fiskal
-
Purbaya Bocorkan Skema Pelunasan Utang Whoosh dari Kemenkeu, Dibayar Rp 800 M per Tahun
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
Terkini
-
Tiga Orang Disomasi, Gus Ipul: Jangan Kembangkan Fitnah Apalagi ke NU
-
Kasus Suap Pemkab Bekasi, KPK Endus Peran Oknum Polisi 'Lippo' Atur Proyek
-
Tonton Sheila On 7 di Pestapora 2026, Bayar Ringan Pakai Kredit BRI
-
Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur
-
Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur