Muchtar Pakpahan merupakan tokoh Buruh Indonesia yang bersama-sama KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mendirikan SBSI pada tanggal 21 April 1992 silam.
Gebrakannya mendirikan Serikat Buruh Independen bebas dari campur tangan pemerintah menghantarkannya menjadi Tokoh Buruh Indonesia yang dikenal vokal dan mendunia. Bahkan Muchtar Pakpahan kerap juga dikaitkan sebagai tokoh Hak Azasi Manusia.
Dia orang pertama di Indonesia membebaskan hak universal buruh berserikat. Perjuangannya melalui SBSI untuk menaikkan kehidupan layak bagi segenap Buruh di Indonesia.
Di zaman Orde Baru, militer dengan tangan besinya sempat berusaha membungkam pergerakan para aktivis Buruh yang tergabung di dalam SBSI.
Menurut Muchtar Pakpahan, suatu kemustahilan kesejahteraan Buruh dapat diraih tanpa adanya perlawanan. 'Melawan atau Ditindas' itu slogannya.
Dalam memperjuangkan kesejahteraan Buruh, Muchtar Pakpahan beberapa kali harus dijebloskan ke dalam penjara.
Pada Januari 1994 dia ditahan di Semarang, Agustus 1994 s/d Mei 1995 dia dipenjarakan di Medan karena kasus demonstrasi buruh pertama di Indonesia Juli 1996 hingga 1997 dia dipenjara di LP Cipinang.
Bahkan atas disertasinya berjudul Potret Negara Indonesia yang isinya diperlukan reformasi sebagai alternatif revolusi. Kebebasan berfikir sebagai intelektual kampus pun membuatnya diancam pidana mati karena dianggap melakukan subversif.
Sebagai seorang Akademisi Muchtar Pakpahan terakhir kalinya diangkat sebagai Guru Besar Untag dan mengajar juga di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI).
Dari hasil perjuangannya pula SBSI pernah menduduki utusan golongan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, bahkan salah satu pendiri SBSI Gus Dur berhasil menjabat sebagai Presiden RI.
Baca Juga: Kenang Muchtar Pakpahan, Menaker: Kabar Duka bagi Dunia Ketenagakerjaan
Muchtar Pakpahan pernah menjabat anggota Governing Body ILO mewakili Asia dan Vice President World Confederation of Labor (ILO).
Sementara Penghargaan dunia dianugerahkan kepada Muchtar Pakpahan yaitu George Meany Award dari AFL CIO USA (1997), Rule of Law Award dari ABA USA (1997), Peace of Justice Award dari Rainbow Push Coalitio byn (1997), Honoris Causa dari Dickenson College (1997), Quizenpenning from Netherlands (Mach 1998), Labor Right Defender Award from CLC Canada (June 1998), Labor Right. Defender, from the Presiden of france and Secretary General of UNO when celebrating 50 year human right declaration, 10 December 1998 in Paris, Time Magazine’s Asia’s 100 most influential people of 1996.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Kantongi Kartu Anggota Seumur Hidup, Prabowo Disebut Presiden Kedua dari Kalangan NU
-
Gus Dur dalam Lensa Greg Barton: Potret Utuh Presiden Keempat Indonesia
-
Pernah Ditolak Paspampres Masuk Istana, Penampilan Nyentrik Inayah Wahid Saat Remaja Bikin Kaget
-
Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI