SuaraJabar.id - Hujan disertai angin kencang melanda kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Minggu (11/4/2021) sore. Kondisi cuaca ekstrem ini membuat sebuah pusat jajanan dan area futsal di kawasan tersebut roboh.
Warga yang tengah berada di kawasan tersebut sempat panik dan melarikan diri.
Bangunan semi permanen yang mengalami kerusakan cukup parah adalah Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) atau pusat kuliner. Bangunan seluas 25 meter itu rata dengan tanah akibat hujan disertai angin sekitar 30 menit.
"Akibat angin yang intensitas tinggi sekali, atap pakai terpal dan ijuk gak kuat menahan curah hujan dan angin kencang sehingga ambruk," ujar Budi Satria, salah seorang saksi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut lantaran pemilik warung makanan dan pembeli yang saat itu tengah menikmati hidangan berhamburan keluar bangunan untuk menyelamatkan diri.
Namun akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 100 juta. Tak cuma gedung pertemuan saja, kerusakan lainnya juga terjadi di lapangan sepakbola mini atau mini soccer yang masih berada di Kecamatan Padalarang.
Kerusakan pada lapangan tersebut terjadi usai atap dari bangunan di sampingnya tersapu hingga menimpa jaring pengaman lapangan. Kondisi lapang pun dibanjiri oleh air sehingga tidak bisa digunakan untuk sementara waktu.
Petugas BPBD Kabupaten Bandung Barat hingga saat ini masih melakukan pendataan kerusakan bangunan akibat hujan deras disertai angin kencang yang menerjang. Berdasarkan pendataan sementara, total ada 11 bangunan yang mengalami kerusakan, di antaranya 9 rumah serta gedung pertemuan dan lapang mini soccer.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Baca Juga: Penjual Baso Cantik Ini Ternyata Ingin Jadi Presenter Acara Traveling
Berita Terkait
-
BMKG: Jabodetabek Berpotensi Diterpa Hujan Kilat dan Angin Kencang Hingga Sore
-
Diterpa Hujan dan Angin, Atap Stadion Indomilk Arena Rusak
-
Hujan Deras Picu Banjir Parah di Pasuruan
-
Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini
-
Senin Kelabu di Jakbar: 16 RT Masih Terendam Banjir, Transjakarta Lakukan Penyesuaian Operasional
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Jalur Cikembar-Kiaradua Membara! Warga Protes Jalan Rusak 11 Km yang Tak Kunjung Diperbaiki
-
Modus Ancaman dan Iming-iming Uang, Polisi Bongkar Aksi Bejat Kakek A Terhadap Bocah 11 Tahun
-
Bejat! Kakek 65 Tahun di Garut Diciduk Usai Setubuhi Anak di Bawah Umur Tiga Kali
-
BRI Dorong Pemberdayaan Perempuan dengan Hadirkan Srikandi Pertiwi
-
Tanpa Transit! KA Sangkuriang Rute Ketapang-Bandung Resmi Beroperasi 2 Mei 2026