SuaraJabar.id - Suara gemuruh mengagetkan warga Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Awalnya warga mengira suara gemuruh tersebut merupakan suara yang ditimbulkan oleh pesawat jatuh.
Namun setelah ditelusuri, suara yang mereka dengar pada Senin (19/4/2021) itu ternyata bukan suara yang ditimbulkan oleh pesawat jatuh.
Suara gemuruh itu ternyata berasal berasal dari uji coba sumur baru milik PT Star Energy.
"Kemarin memang sempat kaget mendengar suara bergemuruh. Warga lain juga bertanya-tanya, malah dikira ada pesawat yang jatuh," ujar Asep Samsudin, salah seorang warga Margamukti, Selasa (20/4/2021).
Sangkaan suara tersebut berasal dari pesawat jatuh dikarenakan pada saat bersamaan turun hujan yang berpadu dengan suara bergemuruh di sekitar PT Star Energy. Terlebih, banyak warga yang tidak mengetahui adanya uji coba sumur tersebut.
"Ternyata ada surat edarannya, tapi tidak disosialisasikan maskimal oleh pihak Desa dan RW, jadinya banyak warga yang tidak mengetahui dan sempat kaget saat mendengar suara gemuruhnya," ujarnya.
Berdasarkan surat edaran dari PT Star Energy, kata Asep, proses uji sumur akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
"Sekarang mah tidak terlalu berisik. Kemarin mah kan ada hujan juga, jadi agak bergemuruh. Sekarang mah masih terdengar, tapi tidak terlalu berisik juga, apalagi siang hari begini, tertutup suara motor yang lewat," ujarnya.
Baca Juga: Caption Foto Mirip, Hengky Kurniawan: Pak Anies Menginspirasi Admin Saya
Berita Terkait
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Kata-kata Mike van der Hoorn yang Dirumorkan Gabung Persib Bandung
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba