SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat merilis pernyataan resmi perihal kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat libur lebaran tahun 2021.
Melalui pernyataan terkininya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan menegaskan, objek wisata di KBB, termasuk kawasan Lembang tertutup untuk wisatawan dari luar daerah Bandung Raya.
Larangan wisatawan dari luar Bandung Barat itu berlaku selama ada kebijakan pelarangan mudik lebaran tahun ini, yakni sampai 22 Mei 2021 sesuai yang tertera dalam Addendum Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.
"Kita melarang wisatawan dari luar Bandung Barat datang selama larangan mudik," tegas Hengky saat ditemui di Pemkab Bandung Barat, Jumat (30/4/2021).
Baca Juga: Siswa Program PKL yang Diduga Kuat Positif Covid-19 Mudik Diam-diam
Hengky mengatakan, objek wisata di Bandung Barat memang tetap buka saat pelarangan mudik dalam rangka pemulihan ekonomi lokal. Namun hanya bisa dikunjungi wisatawan asal KBB yang memang tidak diperkenankan mudik ke luar daerah.
"Tempat wisata memang tetap buka, tapi bukan berarti untuk pengunjung daerah lain dibolehkan. Hanya untuk menampung warga Bandung Barat yang tidak mudik," bebernya.
Meski tetap dibuka, lanjut Hengky, pihaknya sudah menekankan kepada pelaku objek wisata untuk tetap menerapkan ptotokol kesehatan yang ketat. Pihaknya tidak ingin kasus Covid-19 seperti di India terjadi di Bandung Barat.
"Saya meminta pelaku wisata itu untuk lebih ketat dan tegas untuk prokesnya (protokol kesehatan)," tukas Hengky.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, AKP Sudirianto menegaskan, pihaknya bakal menghalau warga dari luar Bandung Raya selama larangan mudik lebaran tahun ini. Termasuk alasannya ingin berwisata.
Baca Juga: Catat! Ini Aturan Mudik Lokal di Kota Bandung
"Intinya, apapun tujuannya selama itu dari luar Bandung Raya kita akan galau, kita putarbalikan," tegas Sudirianto.
Berita Terkait
-
Sebulan Menjabat Jadi Bupati, Jeje Govinda Bingung Ditanya Dedi Mulyadi
-
Tanah Bergerak Guncang Bandung, 20 Rumah Rusak
-
Syahnaz Sadiqah Jadi Ketua PKK, Publik Malah Ributkan Gelar Hajah
-
Apakah Ketua PKK Digaji? Jabatan Baru Syahnaz Sadiqah setelah Resmi Jadi Istri Bupati
-
Rekam Jejak Riza Nasrul Falah, Ketua Bawaslu Bandung Barat Ngaku Khilaf Diciduk Pesta Sabu: Awalnya Mau Beli Galon!
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar