ILUSTRASI. Aksi geng motor bikin resah. (Youtube)
"Memang sebenarnya lebih baik menjadi organisasi. Hanya memerlukan waktu saja. Jangan sekali-kali membuat onar lagi," imbuh Budi.
Budi juga menilai, bisa saja kasus-kasus tersebut kembali mencuat karena terpengaruh kondisi pandemi. Di saat pandemi, kegiatan-kagiatan masyarakat mau tidak mau dikenai pembatasan. Situasi ini dapat menjadi tekanan, gilirannya menimbulkan kejenuhan.
"Bisa juga jenuh, tidak ada kegiatan," katanya.
Budi berpesan, agar semua kelompok otomotif di manapun bisa menahan diri untuk tidak melakukan keonaran atau tindakan-tindakan yang tergolong sebagai pelanggaran hukum. "Jangan bertindak seperti yang lalu-lalu," pungkasnya. [Suara.com/M Dikdik RA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Dendam dan Incar Rumah Jadi Motif Pembunuhan Ibu Tiri di Panyileukan
-
Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung
-
Didorong Publik Usut Lapas Cibinong, KPK: Kami Terus Pantau
-
Cari Money Changer Terdekat? BRI Hadir di Bandara, Pelabuhan hingga Pusat Kota
-
Dari Sepeda hingga Cita-Cita, BRI Peduli Temani Perjalanan Mahesa Meraih Mimpi