SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis telah memutuskan untuk menjadikan 28 sekolah yang berada di wilayah tersebut menjadi tempat isolasi terpusat bagi pasien Covid-19.
Sekolah-sekolah yang dipilih berada di tingkat kecamatan.
Diakui Kepala Dinas Pendidikan Ciamis Asep Saeful Rahmat, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Pemkab Ciamis untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas lagi.
Dia mengatakan, tempat isolasi terpusat kecamatan di sekolah tersebut, sebelumnya telah dipilih Satgas Covid-19 di tingkat kecamatan.
“Jadi yang menentukan layak atau tidaknya sekolah itu untuk dijadikan tempat isolasi terpusat tingkat kecamatan adalah Satgas setempat. Karena kami hanya memfasilitasi tempatnya saja,” katanya seperti dilansir harapanrakyat.com-jaringan Suara.com.
Dia menjelaskan, tempat isolasi terpusat tingkat kecamatan merupakan inovasi dan terobosan dari Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.
“Iya benar, jadi kalau pasien Covid-19 di desa-desa itu kadang tidak merata dirawat oleh tenaga kesehatan, karena tenaga kesehatannya terbatas. Maka dari itu, supaya bisa terawat semuanya dipusatkan di tingkat kecamatan,” jelasnya.
Diakuinya, gedung sekolah yang dijadikan tempat isolasi terpusat mayoritas merupakan bangunan sekolah menengah pertama (SMP).
Salah sati faktor dipilihnya bangunan SMP menjadi tempat isolasi, karena ruangan kelas yang banyak dan dinilai bisa representatif untuk dijadikan tempat isolasi terpusat.
Baca Juga: Sembuh dari Virus Corona, Pasien Covid-19 Wajib Konsumsi 5 Makanan Ini!
“Kebanyakan SMP, kalau SD dan SMK hanya ada satu. Untuk SD hanya kecamatan Cidolog, dan SMK yaitu Cikoneng. Sekolah tersebut telah dipilih dan layak untuk dijadikan tempat isolasi terpusat oleh Satgas kecamatan,” tuturnya.
Lebih jauh dia mengemukakan, hingga saat ini kegiatan belajar masih dilakukan secara daring lagi karena wilayah Ciamis termasuk dalam zona PPKM.
“Tahun ajaran baru telah berlangsung sejak kemarin, para siswa juga sudah aktif kembali belajar daring,” katanya.
Inilah daftar 28 sekolah yang dijadikan tempat isolasi mandiri terpusat di tingkat kecamatan:
- SMPN 1 Ciamis,
- SMPN 8 Ciamis,
- SMPN 1 Banjarsari,
- SMPN 1 Rancah,
- SMPN 1 Panawangan,
- SMPN 1 Panumbangan,
- SMPN 1 Cipaku,
- SMPN 1 Pamarican,
- SMPN 1 Rajadesa,
- SMPN 1 Cihaurbeuti,
- SMPN 1 Lakbok,
- SMK PGRI Cikoneng,
- SMPN 1 Panjalu,
- SMPN 1 Cijeungjing,
- MTs Sindangkasih,
- SMPN 1 Cisaga,
- SMPN 1 Purwadadi.
- SMPN 1 Kawali,
- SMPN 1 Tambaksari,
- SMPN 1 Sadananya,
- SMPN 1 Baregbeg,
- SMPN 1 Lumbung,
- SMPN 1 Jatinagara,
- SMPN 1 Sukadana,
- SMPN 1 Sukamantri,
- SMPN 1 Cimaragas,
- SMPN 3 Banjarsari,
- SDN 1 Janggala Kecamatan Cidolog.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu
-
Jokowi Dijadwalkan Hadiri Khitanan Anak KH Ujang Busthomi, Warga Cirebon Antusias Menanti
-
PFI, PWI dan IJTI Bogor Bersatu, Kirim Doa bagi 5 Jurnalis dan Crew Kapal di Selat Sunda
-
Kaki Sering Bengkak dan Terasa Berat? Waspadai Insufisiensi Vena Kronis
-
Bupati Bogor : Kebakaran TPA Galuga Meluas Hingga 7,1 Hektare