SuaraJabar.id - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengaku selama menjadi orang nomor dua di Kabupaten Bandung Barat (KBB) lebih banyak berkutat dengan kegiatan dan program pribadinya.
Sesekali dia mengaku kerap menggantikan peran Aa Umbara sebagai pimpinan rapat paripurna.
Namun untuk kegiatan pembahasan semacam anggaran dan rotasi dan mutasi pegawai dirinya tak pernah dilibatkan Aa Umbara Sutisna yang kalau itu menjabat Bupati Bandung Barat.
"Saya bicara apa adanya. Jadi silakan dicek ke OPD dan notulen rapat pernah enggak dalam 2,5 tahun saya dengan bupati duduk bareng membahas, misalnya APBD mau dibawa ke mana? Program seperti apa? Memang tidak dilibatkan," ungkap Hengky saat dihubungi pada Jumat (30/7/2021).
Hal tersebut sudah Hengky sampaikan ketika dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjadi saksi kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahun 2020 dengan tersangka Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara Sutisna.
"Materi pemeriksaan di KPK kemarin saya sampaikan apa adanya, normatif. Memang faktanya seperti. Program di 2020 termasuk penyusunan APBD dan Bansos Covid-19, saya kan tidak dilibatkan," ungkap Hengky.
Hengky juga menyebut jika penyidik KPK menanyakan perannya sebagai Wakil Bupati Bandung Barat dalam penanganan Covid-19 pada tahun 2020 hingga 2021 dan peran lainnya dalam menjalankan roda pemerintahan di Bandung Barat.
"2020 itu saya sempat statement APBD itu pro rakyat jangan pro keluarga, ya memang itu yang saya sampaikan karena memang tidak dilibatkan jadi tidak tahu seperti apa," beber Hengky.
Hengky mengaku, selama 2,5 tahun tak diberi peran apapun Aa Umbara, namun itu tak terlalu masalah baginya. Dirinya menerima kebijakan yang diambil Aa Umbara.
Baca Juga: KBB Ditongkrongi KPK, Hengky Kurniawan Jamin Pelayanan Tetap Optimal
"Artinya kan bagaimana atasan atau partner saya. Kalau memang dilibatkan, dengan senang hati. Tapi kalau di rapat tak dilibatkan ya mau bagaimana lagi," jelasnya.
Hengky mengatakan ia akan bersikap kooperatif terhadap proses penyidikan kasus korupsi yang hingga saat ini masih dilakukan oleh penyidik KPK termasuk pemeriksaan terhadap dirinya.
"Di panggilan pertama kemarin pun saya hadir dan pastinya akan kooperatif kedepannya," ujarnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Bupati Purwakarta Minta Proyek Data Center AI BDx Lengkapi Amdal dan PBG
-
Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi
-
PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat
-
Polres Cimahi Musnahkan 150 Kilogram Tembakau Sintetis Hasil Penggerebekan di Batujajar
-
Nasib Apes Casriah Warga Sukabumi: Utangi Teman Miliaran Rupiah, Jaminan Sertifikat Malah Disita BNN