SuaraJabar.id - Viral video yang menunjukan sejumlah pemotor yang menggunakan APD saat sunmori (sunday morning ride) di Jalan Cisinga, Kabupaten Tasikmalaya direspon Ikatan Motor Indonesia (IMI) setempat.
Ketua Bidang Organisasi Komunitas dan Humas IMI Korwil Kabupaten Tasikmalaya Vera Shopia meminta pemotor tidak menakuti warga dengan menggunakan APD seperti yang terjadi pada Minggu (29/8/2021) lalu.
“Kita sekarang masih dilanda wabah bencana Corona dan masih banyak dari warga yang ketakutan akan wabah ini. Terus ini kalian seakan-akan menakuti warga sekitar dengan cara menggunakan APD,” ujarnya seperti dikutip dari Harapan Rakyat-jaringan Suara.com Senin (30/8/2021).
Dia bahkan menuding pemotor yang memakai APD mencederai aktivitas Sunmori yang bertujuan baik.
“Bukannya pakai APD, kalau mau pakai APD kenapa nggak sekalian saja Sunmori konvoi-nya pakai ambulan. Tolong segera klarifikasi, dan jangan menjadikan Sunmori hancur gara-gara kelakuan kalian semua,” tegasnya.
Selain dari IMI Tasikmalaya, kekecewaan disampaikan Paguyuban Otomotif Kabupaten Tasikmalaya (POKT) kepada pemotor yang melakukan aksi Sunmori sambil memakai APD.
“Sangat kecewa dengan kelakuan raiders yang tidak patut dicontoh itu, yang seharusnya APD dipakai oleh tim medis, oleh mereka malah dipakai lelucon,” kata seorang anggota POKT, Roni.
Menurutnya, aksi para pemotor tersebut tidak ada manfaatnya. Dia juga menduga, kalau aksi tersebut dilakukan demi viral atau demi konten.
“Mereka parah sekali, sangat tidak patut dicontoh. Tidak menutup kemungkinan hal konyol ini berimbas ke keluarga POKT. Jadi kami mohon maaf kepada tim medis, seandainya yang melakukan hal konyol tersebut dari keluarga POKT,” ucapnya.
Sementara itu, seorang tenaga kesehatan di Kabupaten Tasikmalaya Rudi Hartono juga menyayangkan, aksi tersebut. Apalagi aksi mengenakan APD tersebut dilakukan saat tenaga kesehatan masih membutuhkan APD.
Baca Juga: Tidur di Emperan Toko, Dua Anak di Bawah Umur di Tasikmalaya Jadi Korban Kejahatan Seksual
“Karena APD bukan untuk keperluan pribadi. Apalagi banyak petugas medis sangat membutuhkan APD,” katanya.
Dia mengemukakan, penggunaan APD sebenarnya bertujuan untuk melindungi diri dari kontak atau paparan yang membahayakan. Lantaran itu, penggunaan APD disesuaikan dengan potensi bahaya yang ada di tempat kerja.
“Jadi kami berharap kepada masyarakat, tak perlu pakai APD agar tak terpapar Covid-19. Cukup memakai masker, kalau bisa dua lapis. Juga jangan berkerumun, jaga jarak, dan cuci tangan atau pakai hand sanitizer,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, warganet mengecam aksi sekelompok pemotor yang melakukan sunmori sambil memakai APD pada Minggu (29/8/2021). Sejumlah warganet menghujat pemotor tersebut, bahkan ada yang menyebutnya sekedar panjat sosial atau pansos.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Apes! Begal Bercelurit di Karawang Babak Belur Dihajar Massa Usai Gagal 'Stut' Motor Korban
-
Siap-siap! Mei 2026 Jadi Awal Kemarau Panjang di Sebagian Besar Jawa Barat
-
Siswa SMP yang Dibawa Lari Agya Ditemukan, Polisi Ungkap Peran Driver Ojol dalam Rekaman CCTV
-
Resmi Ditutup! Plt Bupati Bekasi Segel TPS Ilegal Sriamur yang Beroperasi Belasan Tahun