SuaraJabar.id - Sejak Indonesia diberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3-4, pemerintah melalui Kemensos mendistribusikan program bansos untuk masyarakat.
Begini cara cek penerima bansos Kemensos bisa dilakukan secara online.
Adapun bantuan sosial yang akan disalurkan kepada masyarakat saat PPKM di antaranya Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Program Keluarga Harapan (PKH). Cara cek penerima bansos Kemensos tersebut dapat diakses melalui satu website.
Cara Cek Penerima Bansos Kemensos
Baca Juga: Cara Cek Bansos PKH 2021: Login di cekbansos.kemensos.go.id
Cek daftar penerima bansos Kemensos dapat dilakukan oleh siapapun melalui situs cekbansos.kemensos.go.id. Masyarakat yang telah menerima bansos maupun yang masih dalam tahap proses, dapat mengakses data penerima bantuan sosial.
Daftar nama penerima bansos BST, BPNT, dan PKH dapat dilihat melalui satu website resmi milik pemerintah, yaitu https://cekbansos.kemensos.go.id/. Adapun langkah-langkah untuk mengecek nama penerima bansos yang terdaftar adalah sebagai berikut:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Isi Wilayah PM (Penerima Manfaat): Pilih Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa di mana Anda berdomisili
- Masukkan Nama PM (Penerima Manfaat)
- Salin pada kolom dua kata yang tertera dalam kotak kode. Jika huruf kode tidak jelas, klik pada kotak kode untuk merefresh kode baru
- Kemudian klik pada tombol "Cari Data".
- Sistem otomatis akan memproses nama penerima bansos berdasarkan wilayah domisili yang tertera dan dicocokkan dengan nama yang terdapat di sistem database Kemensos.
Cara Mencairkan Bansos Tunai
- Penerima Bantuan Sosial Tunai Rp 300.000 menerima surat undangan dari Ketua RT setempat. Surat tersebut berisi barcode dan informasi dasar penerima bantuan yang wajib dibawa saat ke kantor pos terdekat sebagai bukti untuk proses pencairan bantuan.
- Penerima manfaat membawa surat undangan dan datang mencairkan bansos ke kantor pos sesuai jadwal. Penerima Bansos Tunai juga wajib membawa KTP atau Kartu Keluarga. Kemudian datangi Kantor Pos dan tunjukkan kepada petugas.
- Setelah surat undangan ditunjukkan, petugas akan mengecek dan scan barcode yang terdapat pada surat undangan. Pencairan Rp 300.000 sukses dilakukan dan tidak ada potongan sama sekali.
Perlu kalian ketahui, target penerima masing-masing bantuan sosial adalah: BST ditarget 10 juta penerima, BPNT menyasar 18,8 juta penerima, dan untuk PKH sebesar 10 juta penerima.
Demikian pembahasan mengenai cara cek penerima Bansos BST, BPNT, dan PKH beserta cara mencairkan bantuan di kantor pos. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: Risma Sebut Bansos di Bali Rp450 Miliar Belum Cair, Ini Bantahan Kadisos
Berita Terkait
-
BPNT: Benarkah Efektif Tingkatkan Gizi Keluarga Kurang Mampu? Ini Faktanya!
-
Saldo Dana Bansos BPNT 2025 Senilai Rp 600 Ribu, Begini Cara Mendapatkan dan Syaratnya
-
Cara Cek Status Penerima PIP 2025 via Website Bansos Kemensos
-
CEK FAKTA: Pendaftaran Dana Bansos Lewat Tautan di Media Sosial
-
Bansos Lebaran Cair! DPR Ungkap Jadwal dan Cara Cek Penerima PKH dan BPNT
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar