SuaraJabar.id - Kuliner Cirebon. Cirebon merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Barat yang wilayahnya terbagi menjadi dua, yakni Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon.
Salah satu hal yang membuat orang tidak lupa ketika berkunjung ke Cirebon yaitu dengan sejumlah kuliner atau makanan khasnya. Kuliner Cirebon memiliki identitas otentiknya sendiri.
Cita rasa kulinernya sangat khas karena tidak sama dengan corak makanan Jawa Barat pada umumnya. Di sisi lain, berbeda dengan olahan khas Jawa Tengah, meskipun wilayahnya berbatasan langsung dengan Jawa Tengah.
Berikut rekomendasi kuliner Cirebon yang bisa kamu coba:
Sekilas, makanan ini mirip dengan soto atau gulai dengan kuahnya yang berwarna kuning. Empal gentong terdiri dari usus, babat, jeroan dan irisan daging sapi.
Pada dasarnya kuliner satu ini direbus menggunakan kayu bakar di dalam gentong tanah selama lima jam. Hal itulah yang menyebabkan masyarakat menambahkan nama gentong pada makanan khas ini.
Tentunya penggunaan gentong tanah liat sebagai alat memasak ada alasannya, yakni untuk memperkuat rasa makanan melalui endapan bumbu di pori-pori gentong tanah liat tersebut. Agar daging empuk, saat memasak menggunakan kayu bakar dari pohon asam.
Empal gentong disajikan dengan sambal kucai dan sambal cabai kering giling. Jika kamu ingin menjajal empal gentong cukup mudah, sebab di sepanjang jalan di Cirebon banyak yang menjual empal gentong.
Baca Juga: Tempat Isoman Terpusat Ditutup, Kasus Aktif COVID-19 di Kota Cirebon Tinggal 3 Orang
2. Nasi Jamblang
Nasi Jamblang merupakan kuliner yang cukup populer di Cirebon. Sekilas nasi ini mirip dengan nasi kucing namun berbeda. Ciri khas kuliner ini dibungkus menggunakan daun jati.
Untuk pendamping nasi ada 30 lauk yang disajikan, mulai dari tempe, tahu, telur, jengkol, udang, balakutak, gulai ati ampela dan lain-lain.
Untuk rasa pedasnya, tersedia pilihan sambal goreng dan sambal terasi. Makanan ini cocok disantap kapan saja, baik untuk sarapan maupun untuk makan malam.
3. Mie Koclok
Mie Koclok salah satu kuliner Cirebon yang cocok disantap pada malam hari. Kuliner ini berbahan dasar mie kuning, kaldu ayam dan santan dengan tambahan merica. Selain itu juga diberi telur rebus dan daun seledri.
Rasah kuahnya sangat segar dan hangat, cocok dimakan saat cuaca dingin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Ancam Warga dan Pedagang Pakai Airsoft Gun, Oknum Mengaku Wartawan di Baleendah Ditangkap
-
Usai Serang Warga Kabupaten Bandung, BKSDA Ungkap Kondisi Macan Tutul Jawa
-
Sopir Angkot Geruduk Balai Kota Bogor, Ajukan 7 Tuntutan Penolakan Aturan Batas Usia 20 Tahun
-
Sikapi Penyidikan KPK secara Bijak, Ketua KONI Kabupaten Bogor: Jaga Asas Praduga Tak Bersalah