Hingga pada suatu malam, suaminya memaksa untuk melakukan hubungan badan. Ia terus dirayu, namun tetap memberikan alasan tak enak badan.
Sang suami terus memaksa, mengingat Belia mengatakan jika keesokan harinya adalah jadwal menstruasi.
Belia mengatakan sang suami akhirnya mengalah. Suaminya kemudian memijatnya dan memberi empat butir obat.
Saat itu Belia diberi tahu jika obat itu merupakan vitamin agar ia bisa kembali bugar saat bangun di esok hari.
Belia sempat menolak pemberian empat pil kecil berwarna putih itu. Namun ia luluh ketika sang suami terus merayu.
"Gak curiga. Aku makan aja. Gak lama suami pakai jaket terus bilangnya mau nginep di rumah orang tuanya di Cihanjuang," ujar Belia.
Tak lama setelah itu suaminya pergi. Belia lalu merasakan kantuk yang luar biasa kemudian tertidur.
Saat tengah tertidur, Belia merasakan ada sesuatu yang menekan vaginanya. Dalam kondisi setengah sadar, ia melihat suaminya dalam kondisi telanjang tengah menindih tubuhnya.
Belia tak kuasa melawan karena saat itu ia merasa tubuhnya sangat lemas, bahkan tak mampu untuk berteriak.
Baca Juga: Belasan Santriwati Diperkosa Guru, Ridwan Kamil Dorong RUU TPKS Segera Terealisasi
"Aku bangun kurang lebih 24 jam sesudah kejadian itu. Pas bangun, vagina kerasa sakit. Gak tahu berapa kali orang itu maen waktu itu. Aku cuma bisa nangis," kenangnya.
Keesokan hari setelah ia sadar, sang suami kembali berangkat kerja. Belia mulai bangun dari kasur dan bersiap untuk meninggalkan rumah suaminya di yang berada di kawasan Baros, Cimahi Tengah.
Ketika mengemas baju, ia melihat kemasan obat bertuliskan Riklona Clonazepam yang belakangan ia ketahui sebagai obat golongan benzodiazepin yang dapat mengilangkan kesadaran.
Ia kemudian kabur ke rumah temannya di Ujung Berung, Kota Bandung dan pindah ke Bali sambil bekerja di sebuah hotel di sana.
"Pas Oktober 2020 aku di-PHK, terus pulang ke Cimahi. Gak lama, ngurus cerai. Sekarang udah beres," ujarnya.
Kisah pilu lainnya dialami seorang perempuan muda yang memutuskan untuk bercerai. Namanya, sebut saja Jelita (nama samaran) seorang warga Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Mudahkan Akses Finansial Diaspora
-
Video Perundungan Siswi SMP di Garut Viral, Polisi Periksa 7 Siswi
-
Dari Modal Kecil Hingga Naik Kelas, BRI Dampingi Pelaku UMKM: Simak Karya Insan BRI M A Hasibuan
-
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ratusan Masker Gratis Dibagikan untuk Warga
-
Ambil Wudhu Berujung Duka, Remaja 18 Tahun Tenggelam di Sungai Citarum