SuaraJabar.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memperketat proses pendirian dan pengawasan aktivitas di pondok pesantren.
Bahkan para pengajar yang akan mengajar di pondok pesantren pun akan mendapatkan verifikasi terlebih dahulu.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri pertemuan dengan Kemenag Kanwil Jabar, Ormas Islam dan tokoh pesantren di Gedung Sate, Kota Bandung hari ini, Jumat (17/12/2021).
"Jangan sampai orang menyebut ustaz, ajengan, kiai tapi ilmunya tidak jelas sanadnya," ujar Uu.
UU mengatakan mereka yang berkumpul di Gedung Sate ini, direncanakan untuk nantinya terhimpun dalam Dewan Pengawas Pesantren (Dewan Masyayikh) Jawa Barat.
Soal verifikasi pengajar di pesantren, guru akan mendapatkan verifikasi dari ulama senior dan akan diuji pengetahuannya mengenai 12 fan (cabang ilmu).
Dan itupun, menjadi syarat pendirian pesantren di samping rekomendasi dari ormas Islam yang terhimpun dalam dewan pengawas pesantren.
"Banyak yang mendirikan pesantren, santrinya banyak tapi kiainya tak paham edukasi agama," ucap dia.
Kontributor : Cesar Yudistira
Baca Juga: One Pesantren One Product Dipercaya Jadi Lokomotif Ekonomi Keumatan Jabar
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Memiliki SUV, Hyundai Hadirkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Worry Free
-
BRI Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan lewat Koperasi Merah Putih
-
Miris! Rumah Nyaris Ambruk, Ayah Tunggal di Sukabumi Tak Dapat Bansos Gegara Desil 5
-
Safrizal ZA Ungkap Pelayanan Prima BPBD Jaga Kepercayaan Publik Kepada Pemerintah
-
Polisi Bongkar Markas Operator Judol di Vila Cianjur, Sembilan Orang Ditangkap