SuaraJabar.id - Jasad anggota geng motor, Ismail (17) warga RT 02/12 Kampung Kiara, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dikirim ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk diautopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Sebelumnya, remaja tersebut ditemukan di area perkebunan karet PTPN VIII, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, KBB.
"Untuk memastikan penyebab kematian maka jenazahnya dibawa ke RS Sartika Asih untuk diautopsi," terang Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro kepada wartawan.
Selain itu, untuk mengungkap kasus penemuan mayat remaja tersebut pihaknya sudah sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi mata mulai dari pihak keluarga hingga teman-teman korban.
"Sampai saat ini kami juga sudah memeriksa 5 orang saksi. Saksi pertama itu ibu-ibu penyadap karet yang kebetulan menemukan korban pada pagi hari tadi. Kemudian pihak keluarga dan teman-teman korban," terang Yohannes.
Serangkaian tahapan tersebut merupakan tahapan penyelidikan dan olah TKP sambil menunggu hasil autopsi terhadap jasad korban selesai dilaksanakan.
"Kami langsung melakukan penyelidikan dan sampai saat ini olah TKP juga masih berlangsung sambil kami menunggu hasil autopsi," tandas Yohannes.
Sebelumnya, Yuyun Arifin (29) paman korban mengungkapkan, sebelum ditemukan tewas, keponakannya sempat memberi kabar terakhir pada Sabtu (31/12/2021) atau saat malam pergantian tahun. Ketika itu korban mengaku sedang dikejar anggota geng motor lainnya.
"Informasi terakhir ke keluarga itu katanya dikejar sama anggota geng motor lain, korban naik motor berdua sama temannya. Setelah itu enggak ada kabar sampai Minggu enggak pulang-pulang dan sudah dicari enggak ketemu," beber Yuyun.
Baca Juga: Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Meranti, Kepala-Kaki Sudah Tak Ada
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan
-
Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor
-
Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama
-
Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027