Ronald Seger Prabowo
Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Garut, Nia Gania. ANTARA/Feri Purnama
Baca 10 detik
  • Pemkab Garut memperoleh alokasi pelatihan peningkatan keterampilan bagi 500 calon pekerja migran dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
  • Pelatihan tahap kedua dijadwalkan terlaksana pada November 2026 sebagai persiapan penempatan kerja luar negeri bulan Februari 2027.
  • Program ini bertujuan meningkatkan daya saing serta membuka kesempatan memperoleh gaji lebih dari Rp15 juta per bulan.

SuaraJabar.id - Pemkab Garut mendapat alokasi pelatihan peningkatan keterampilan (upskilling) bagi 500 calon pekerja migran Indonesia.

Program ini ditujukan untuk memperluas peluang kerja di luar negeri dengan target penempatan pada Februari 2027.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana, mengatakan pelatihan tahap kedua tersebut merupakan hasil koordinasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

“Untuk tahap kedua, kita dapat alokasi upskilling 500 orang,” kata Nia melansir ANTARA, Kamis (29/10/2026).

Sebelumnya, Garut memperoleh kuota pelatihan bagi 120 orang di bidang barista kopi dan pengelasan. Para peserta dipersiapkan untuk bekerja di luar negeri melalui jalur penempatan resmi.

Menurut Nia, pelatihan tahap kedua direncanakan berlangsung pada November 2026, dengan penempatan kerja pada Februari 2027 melalui kerja sama dengan lembaga pelatihan kerja (LPK).

Program ini diharapkan meningkatkan kompetensi dan daya saing calon pekerja migran sekaligus membuka peluang memperoleh penghasilan lebih tinggi.

Nia menyebut gaji pekerja yang ditempatkan di luar negeri berpotensi mencapai lebih dari Rp15 juta per bulan, bergantung pada pekerjaan dan negara tujuan.

Bupati Garut Abdusy Syakur sebelumnya mendorong masyarakat agar tidak hanya berorientasi pada peluang kerja di daerah, tetapi juga mempertimbangkan pasar kerja luar negeri dengan membekali diri keterampilan, kemampuan bahasa, serta mengikuti prosedur resmi pemerintah.

Baca Juga: Semakin Mudah dan Fleksibel, BRImo Permudah Akses Perbankan bagi WNI di Berbagai Negara

Load More