- Pemkab Garut memperoleh alokasi pelatihan peningkatan keterampilan bagi 500 calon pekerja migran dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
- Pelatihan tahap kedua dijadwalkan terlaksana pada November 2026 sebagai persiapan penempatan kerja luar negeri bulan Februari 2027.
- Program ini bertujuan meningkatkan daya saing serta membuka kesempatan memperoleh gaji lebih dari Rp15 juta per bulan.
SuaraJabar.id - Pemkab Garut mendapat alokasi pelatihan peningkatan keterampilan (upskilling) bagi 500 calon pekerja migran Indonesia.
Program ini ditujukan untuk memperluas peluang kerja di luar negeri dengan target penempatan pada Februari 2027.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana, mengatakan pelatihan tahap kedua tersebut merupakan hasil koordinasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
“Untuk tahap kedua, kita dapat alokasi upskilling 500 orang,” kata Nia melansir ANTARA, Kamis (29/10/2026).
Sebelumnya, Garut memperoleh kuota pelatihan bagi 120 orang di bidang barista kopi dan pengelasan. Para peserta dipersiapkan untuk bekerja di luar negeri melalui jalur penempatan resmi.
Menurut Nia, pelatihan tahap kedua direncanakan berlangsung pada November 2026, dengan penempatan kerja pada Februari 2027 melalui kerja sama dengan lembaga pelatihan kerja (LPK).
Program ini diharapkan meningkatkan kompetensi dan daya saing calon pekerja migran sekaligus membuka peluang memperoleh penghasilan lebih tinggi.
Nia menyebut gaji pekerja yang ditempatkan di luar negeri berpotensi mencapai lebih dari Rp15 juta per bulan, bergantung pada pekerjaan dan negara tujuan.
Bupati Garut Abdusy Syakur sebelumnya mendorong masyarakat agar tidak hanya berorientasi pada peluang kerja di daerah, tetapi juga mempertimbangkan pasar kerja luar negeri dengan membekali diri keterampilan, kemampuan bahasa, serta mengikuti prosedur resmi pemerintah.
Baca Juga: Semakin Mudah dan Fleksibel, BRImo Permudah Akses Perbankan bagi WNI di Berbagai Negara
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan
-
Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor
-
Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama