SuaraJabar.id - Gugum (42) salah seorang warga setempat menceritakan kronologis ketika sejumlah bocah cilik masuk ke dalam kolong rel kereta api di Sasak Gombreng, Jalan Bapak Ampi, Kota Cimahi pada Jumat (22/4/2022).
Sebelumnya, video sejumlah bocah yang melakukan aksi berbahaya itu viral di media sosial. Mereka masuk kolong rel kereta api yang aktif.
Tak lama berselang, kereta api dengan kecepatan sedang melintasi rel di lokasi dua bocah itu sembunyi.
Gugum menuturkan, aksi berbahaya itu terjadi ketika ia sedang berada di pos ronda mendengar suara gaduh di sekitaran rel kereta api. Rupanya ada lima bocah yang sedang mencoba masuk ke dalam rel kereta.
"Kalau di IG kan disebutnya empat. Sebetulnya ada lima, cuman yang satu sempet kabur duluan," tutur pada Sabtu (23/4/2022).
Namun, ada dua bocah yang tidak sempat keluar karena sudah berada di dalam kolong rel. Dan, dari arah timur, kereta menuju arah Cimahi sedang melaju cukup cepat.
Seperti dalam video yang viral, usai kereta api melintas, dua bocah itu pun keluar dan kemudian lari terbirit-birit.
"Yang dua itu masih di dalem, saya bilangin kepalanya jangan nongol, takut kena kan. Nah udah itu baru keluar, langsung kabur," ungkap Gugum.
Dirinya tidak menyangka seusia mereka nekat masuk ke dalam kolong rel. Ia pun, sempat merekam aksi tersebut dan kemudian video itu viral di media sosial.
"Maksud saya enggan ada apa apa, cuman buat lapor ke RW dan jadi pelajaran buat warga," ungkapnya.
Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Kuswardoyo membenarkan kejadian dan lokasi kejadian tersebut. Dirinya pun amat menyayangkan aksi para bocah yang dinilai sangat berbahaya.
"Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut, apa yang dilakukan oleh anak-anak tersebut adalah perbuatan yang tidak untuk dilakukan apalagi dicontoh," kata Kuswardoyo.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Dua Bocah Masuk ke Dalam Kolong Rel Kereta Api di Cimahi, PT KAI: Ada Sanksi Penjara dan Denda Rp 15 Juta
-
Dede Inoen Bikin Konten Sembunyi di Bawah Kolong Rel Kereta, Netizen: Penjara Selama 3 Bulan atau Didenda Rp15 Juta
-
Viral Dede Inoen Pemakan 'Raja Jin' Ngumpet Di Kolong Rel Kereta Api, Publik: Bahaya Banget!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok