SuaraJabar.id - Masyarakat diminta tak memaksakan diri untuk berlibur ke Pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (5/5/2022) atau H+3 lebaran 2022 ini.
Penyebabnya, arus lalu lintas ke Palabuhanratu saat ini kondisinya macet parah.
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra lewat Kepala Seksi Humas Ipda Aah Saepul Rohman mengatakan, kemacetan di jalur menuju Palabuhanratu disebabkan oleh membludaknya wisatawan ke objek wisata itu.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan ke Palabuhanratu untuk tidak memaksakan diri karena pantai Palabuhanratu saat ini sudah sangat penuh," kata Ipda Aah.
Ipda Aah mengatakan titik awal kemacetan arus lalu lintas pada Kamis ini karena penumpukan kendaraan yang mengarah ke pantai Pelabuhanratu sudah terjadi dari simpang Jalan Cikembang, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, atau kurang lebih 35 kilometer menuju kawasan wisata pantai di Palabuhanratu.
"Tolong sampaikan saat ini situasi arus lalu lintas di Palabuhanratu sudah sangat padat. Persentase jumlah penumpukan kendaraan kurang tahu jelas, namun untuk ekor saat ini sudah sampai Cikembang," ucap Ipda Aah.
Kepolisian pun berupaya mengurai kemacetan dengan menerapkan one way atau satu arah di simpang Jalan Gunung Butak.
Berita Terkait
-
Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Geruduk Gedung BPK RI, Massa Tuntut Usut Dugaan Kredit Bermasalah Kalla Group, Ada Apa?
-
Senin Pagi di Jakarta Timur: Macet Parah Usai Libur Panjang, Kendaraan Cuma Melaju 10 Km/Jam
-
Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa