SuaraJabar.id - Dua truk yang mengangkut belasan sapi dari Magelang, Jawa Tengah terjaring penyekatan petugas gabungan di Sukabumi, Jawa Barat. Truk yang melintas di jalur Sukabumi-Cianjur itu dicegat dan diminta untuk putar balik karena tidak dilengkapi surat kesehatan hewan ternak.
Mengutip dari Sukabumi Update--jaringan Suara.com, Kamis (19/5/2022), Kapolsek Sukalarang AKP Asep Jenal Abidin mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya pencegahan penyebaran virus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak masuk ke Sukabumi.
"Hari ini, saat petugas melakukan kegiatan yang berpusat di Pos Pengamanan Sukalarang, didapati ada dua unit truk yang mengangkut belasan ekor sapi yang hendak dikirimkan ke wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi. Pada kegiatan tadi juga dibantu oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kota dan Kabupaten Sukabumi," ujar AKP Asep Jenal.
Berdasarkan hasil keterangan yang didapat, hewan ternak tersebut hanya dilengkapi dengan surat pengelolaan Pasar di pemerintahan Desa Semampiran Magelang.
"Jadi tadi pada saat dilakukan pengecekan, tidak didapati adanya surat keterangan kesehatan hewan," tuturnya.
Atas temuan tersebut, kemudian tim gabungan mengeluarkan surat penolakan pengiriman hewan ternak ini.
"Truk tersebut tadi langsung diputar balik ke daerah asal di Magelang," bebernya.
Hingga saat ini, kasus PMK memang belum ditemukan di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.
Baca Juga: 47 Ekor Sapi di Lampung Terjangkit PMK, Tulang Bawang Barat Paling Banyak
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Peta Politik 2026 Bergejolak, Ini 6 Temuan Krusial Survei Tempo Data Science
-
Elektabilitas Dedi Mulyadi Salip Prabowo di Survei Terbaru
-
Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar
-
Frits Fanggidae Dorong Pemerintah dan Anak Muda Bersatu Pulihkan NTT Pascagempa
-
Dari Kandungan hingga Usia 2 Tahun, Pentingnya Perkuat Edukasi Pencegahan Stunting