SuaraJabar.id - Misteri hilangnya seorang santriwati asal Kabupaten Sukabumi bernama Elsa Julianti (16) terungkap.
Sempat dinyatakan hilang setelah mengirim pesan minta tolong karena angkot yang dinaikinya tak mau berhenti, Elsa ternyata diketahui berada di Jakarta.
Ayah Elsa, Junaedi mengatakan, putrinya yang berasal dari Kecamatan Sukalarang itu berada di Jakarta.
Namun, Junaedi tak menjelaskan secara detail kenapa anaknya itu ada disana. Menurut dia, penjelasan mengenai hal itu diserahkan kepada pihak kepolisian.
"Nanti saja sama Kapolsek Sukalarang yang akan menjelaskan," katanya, Kamis (26/5/2022).
Sebelumnya, Elsa yang merupakan warga Kampung Nyalindung RT 12/03, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, dinyatakan hilang sejak Senin 23 Mei 2022.
Pada Senin pagi itu, Elsa pamit berangkat ke ponpesnya. Dari rumah, Elsa diantarkan oleh uwanya pakai motor ke jalan raya kemudian perjalanan dilanjutkan naik angkot.
Namun ditengah perjalanan itu, Elsa mengirimkan pesan WhatsApp kepada temannya dan meminta tolong.
Terkait soal angkot, Junaedi meminta maaf kepada para sopir melalui postingan di media sosial miliknya.
Baca Juga: Update Covid-19 Indonesia 26 Mei: Tambah 246 Kasus, Jakarta Jadi Penyumbang Terbanyak
"Saya sebagai orang tuanya minta maaf atas kata yang menyangkutkan angkot dan jurusan. Saya Junaedi menyampaikan beribu-ribu maaf kepada para driver,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba