SuaraJabar.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Gunung Sawal, Kabupaten Ciamis menyikapi terkait fenomena turunnya macan kumbang dari gunung.
Menurut pihak BKSDA, warga yang berada di Dusun Sukamaju, Desa Talagasari, Kecamatan Kawali, agar tidak pergi ke hutan seorang diri, sebelum macan tutul itu kembali ke habitatnya.
Menurut Lili, Kepala Dusun Sukamaju, Desa Talagasari membenarkan jika petugas BKSDA melarang warga pergi ke hutan gunung Sawal seorang diri.
“Kalaupun memaksakan pergi ke hutan seorang diri, harus memukul apa saja yang sekiranya bisa mengeluarkan suara sehingga tidak terasa sepi,” ucapnya mengutip dari HR Online--jaringan Suara.com
Lanjutnya, berdasarkan penjelasan petugas BKSDA Kabupaten Ciamis sebetulnya macan kumbang juga takut oleh manusia.
Kemudian kata Lili, jika upaya penghalauan tidak membuahkan hasil, dan macan masih turun gunung serta berkeliaran di sekitar pemukiman penduduk, maka akan ada tahap evakuasi penangkapan oleh tim BKSDA.
“Jika tak juga kembali ke habitatnya, maka petugas akan melakukan evakuasi penangkapan,” jelasnya
Suaka Margasatwa Gunung Sawal merupakan kawasan hutan gunung yang berada di Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.
Wilayahnya masuk meliputi kecamatan Panjalu, Cipaku, Kawali, Sadananya, Cikoneng, Sindangkasih, Cihaurbeuti, dan Panumbangan, Ciamis.
Baca Juga: Dokter India Bertahan Hidup di Bungker Bersama Macan Kumbang dan Jaguar
Kawasan gunung sawal ini merupakan salah satu Suaka Margasatwa yang ada di Indonesia, ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian nomor:420/kpts/UM/1979 tanggal 4 Juli 1979 dengan luas 5.400 ha.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa