SuaraJabar.id - Bagi Anda para pengemudi dan pengguna setia taksi online, sebuah modus kejahatan baru yang licik kini terungkap. Tim Subdirektorat Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil membekuk seorang pria yang menjadi spesialis pencurian mobil taksi online di kawasan Bogor dengan trik yang memanfaatkan kebaikan hati korbannya.
Pelaku yang sempat buron ini akhirnya tak bisa berkutik saat polisi menggerebek persembunyiannya.
"Pelaku berinisial HD alias Ling ditangkap pada Senin tanggal 4 Agustus 2025 di Perumahan Graha Cileungsi, Bogor, Jawa Barat," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, dilansir dari Antara.
Namun, proses penangkapannya tidak berjalan mulus. Pelaku yang menyadari kedatangan petugas sempat membuat aparat kebingungan.
Drama Penangkapan di Atas Loteng
Keberanian HD alias Ling rupanya menciut saat dihadapkan dengan tim Resmob. Mengetahui rumahnya telah dikepung, ia mengambil langkah nekat untuk bersembunyi di tempat yang tak terduga: loteng rumahnya.
"Pelaku ditangkap setelah diketahui bersembunyi di atas loteng rumahnya karena ketakutan saat petugas datang untuk menjemputnya," jelas Resa Fiardi.
Setelah melalui proses pencarian, persembunyiannya akhirnya terbongkar. Pelaku pun digiring petugas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah meresahkan para pengemudi taksi online.
HD alias Ling diketahui merupakan pelaku utama dalam insiden pencurian mobil taksi online yang terjadi di Jalan Bambu, Jati Karya, Kota Bekasi pada 24 Juli 2025 lalu.
Baca Juga: Momen Indocement Pecahkan Rekor MURI Lewat Aksi Unik, 5.000 Orang Membatik di Sak Semen
Modus yang ia gunakan terbilang cerdik dan mengandalkan kelengahan korban.
AKBP Resa Fiardi membeberkan kronologi aksi pelaku:
- Pesan Seperti Biasa, Pelaku memesan taksi online melalui aplikasi seperti penumpang pada umumnya.
- Minta Berhenti Di tengah perjalanan, ia meminta sopir untuk menepi di sebuah lokasi yang telah ia tentukan sebelumnya.
- Meminta Bantuan Di sinilah jebakan dimulai. Pelaku meminta bantuan sopir untuk mengangkat barang, dalam kasus ini sebuah speaker berukuran besar, untuk dimasukkan ke dalam mobil.
"Untuk meminta membantunya mengangkat barang, yakni speaker (pengeras suara) di sebuah tempat yang sudah dia siapkan untuk dimasukkan ke dalam mobil," jelas Resa.
- Manfaatkan Kelengahan Saat korban turun dan sibuk berjalan untuk mengambil speaker, pelaku dengan cepat berjalan lebih dulu menuju mobil, masuk ke kursi kemudi, lalu tancap gas meninggalkan korban yang kebingungan di pinggir jalan.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting. "Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan satu unit ponsel dan satu unit mobil milik korban yang sempat digadaikan," jelas Resa.
Fakta bahwa mobil tersebut sempat digadaikan menunjukkan bahwa pelaku beraksi untuk mendapatkan keuntungan finansial secara cepat.
Atas perbuatannya, HD alias Ling kini harus bersiap menghadapi proses hukum yang berat. Ia dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian, yang membawanya pada ancaman hukuman pidana maksimal lima tahun penjara.
Berita Terkait
-
Momen Indocement Pecahkan Rekor MURI Lewat Aksi Unik, 5.000 Orang Membatik di Sak Semen
-
Cerita dari Stasiun Cilebut: Terjebak dalam Gelap, Pasrah di Tengah Hujan dan Lautan Manusia
-
Kabar Buruk! 18.187 Warga Bogor Kehilangan BPJS Gratis, Ini Penyebab dan Solusinya
-
Ironi Pendidikan di Bogor, Atap Sekolah Roboh Dekat Pusat Pemerintahan, Kondisi Memprihatinkan
-
Kenali Jebakan Halus Teroris: Modus Perekrutan Kini Menyamar Lewat Kegiatan Sehari-hari
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
Terkini
-
Siksa Kekasih Berulang Kali di Kosan Bandung, Taufik Hidayat Hanya Terancam 12 Tahun Penjara
-
Rekomendasi Produk Philips Terbaik Sepanjang Masa Berdasarkan Kategori
-
Hadiah Sayembara Rp250 Juta Tak Jadi untuk Penangkap, KDM Alihkan untuk Masa Depan Korban
-
Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW