SuaraJabar.id - Beberapa orang mempercayai jika Proklamator Kemerdekaan Indonesia sekaligus Presiden RI Pertama, Soekarno pernah menikahi sosok yang dipercaya sebagai penguasa Pantai Selatan, Nyi Roro Kidul.
Pernikahan keduanya dipercaya berlangsung di Pesanggrahan Tenjo Resmi yang berlokasi di bibir Pantai Istana Presiden Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
“Menurut beliau (Soekarno) pribadi, di sini lokasi yang memang beliau berhubungan secara 'metafisik' dengan Nyi Roro Kidul. Walallahu alam soal itu, tetapi ini menjadi narasi sejarah,” kata pengamat sejarah Sukabumi sekaligus Ketua Yayasan Dapuran Kihapare Irman Sufi Firmansyah, Minggu (18/9/2022).
Irman mengatakan Soekarno adalah sosok presiden yang masih menyukai klenik. Dalam beberapa kali pidatonya Soekarno menyebutkan bahwa negara bisa kuat jika pemimpinnya menikahi Ratu Laut Selatan Nyi Roro kidul.
“Ada yang menyebutkan ungkapan Bung Karno itu hanya simbol bahwa pemimpin kuat harus menguasai laut atau maritim, tapi sebagian percaya Bung Karno sering menikah gaib karena memang Bung Karno suka semedi, di antaranya di batu kenit,” kata Irman yang juga penulis buku Soekaboemi The Untold Story.
Lebih lanjut Irman menuturkan, di Pesanggahan Tenjo Resmi, Soekarno hanya bisa melihat lautan luas karena konon Nyi Roro Kidul tidak bisa memasuki Pesanggrahan akibat ditolak 'penghuninya'.
“Bung Karno sendiri menyebutkan Nyi Roro Kidul sering ingin ke sini. Tapi karena penghuni di sini tidak mengizinkan, katanya Nyi Roro Kidul marah dan akhirnya disediakan lokasi di Samudera Beach Hotel (SBH) ada satu kamar,” kata Irman.
Ia menambahkan bahwa salah satu kamar di SBH tersebut adalah menjadi tempat khusus pertemuan Soekarno dengan Nyi Roro Kidul.
Pesanggrahan Tenjo Resmi saat ini menjadi aset milik Sekretariat Presiden yang digunakan sebagai tempat peristirahatan pejabat negara atau tamu negara yang berkunjung ke Palabuhanratu.
Baca Juga: Ada AC dan TV, Angkot Renyah Ini Siap Manjakan Warga Sukabumi
Tag
Berita Terkait
-
Puan Jelaskan Makna Filosofis Gedung DPR RI ke PM Modi: Simbol Perjuangan Bangsa Berkembang
-
Terminal 2F Soetta Resmi Jadi Pusat Keberangkatan Jamaah Umrah
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Menggugat Kolonialisme di Kursi Terdakwa: Soekarno dalam Pledoi 1930
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Lindungi Publik dari Praktik Abal-abal, BNSP Sahkan Lembaga Sertifikasi Sulam Pertama di Indonesia
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
Pemprov Jabar Resmi Kawinkan 13 SMK Maung dengan Puluhan Industri
-
Ogah Buru-buru Aktifkan SPP SMA/SMK, Dedi Mulyadi Pilih Benahi Pengelolaan Dana BOS