SuaraJabar.id - Tim pencarian, pertolongan dan penyelamatan atau Search and Rescue atau SAR gabungan belum menemukan korban tertimbun tanah longsor dan bebatuan tebing di belakang rumah di Gang Barjo RT02/RW03, Kampung Kebon Jahe, Kelurahan Kebonkelapa, Kecamatan Bogor Tengah. Korban bernama Warsih alias Cici (57).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Theofilo Patrocinio Freitas mengatakan pencarian Simah masih belum diketahui titik lokasi pasti keberadaannya.
"Jadi kalau yang lain begitu terdeteksi anjing pelacak ada bau-bau pada Kamis dan Jumat sudah berhasil ditemukan dan diangkat. Tapi untuk Warsih belum, kalau sudah saya pasti bilang tinggal pengangkatan," kata Theofilo di Kota Bogor, Sabtu (15/10/2022).
Theofilo menuturkan petugas telah mengerahkan kembali tim untuk membawa anjing pelacak ke lokasi area rumah dan sekitarnya yang tertimpa longsor untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan tubuh Warsih.
Menurutnya, situasi lokasi yang cukup memantang karena hujan terus mengguyur Kota Bogor pada sore hingga malam dalam beberapa hari menyebabkan tim juga kesulitan memindahkan material longsor berupa bebatuan dan tanah.
Area longsor pun terus digenangi air hingga jarak 20 meter lebih. Sementara bangunan sejajar tanah longsor pun dikhawatirkan ikut longsor jika terus diguyur hujan. Belum lagi, rumah sekitar Warsih memang rawan longsor.
Pada kejadian bencana ini, terdapat delapan orang korban, dengan empat korban selamat atas nama Zaenal (65), Ika (55), Nada (14) dan Adel (16) pada pencarian di malam kejadian pada Rabu (12/10).
Kemudian, pada Kamis (14/10) dini hari pada pukul 2.29 WIB, pada Jumat (14/10) jasad Iwan (24) diketemukan pada dini hari dan Dini (54) di waktu petang.
Warga sekitar yang pada malam kejadian, Rabu (12/10) sore, diungsikan ke mushala terdekat lokasi longsor dan segera diinstruksikan Menteri Sosial Tri Rismaharini pindah ke Masjid Jami Nurul Ikhlas di Jalan Raya Veteran Kota Bogor pada malam harinya.
Risma datang bersama beberapa petugas Kemensos untuk memberikan bantuan kasur, makanan instan dan kebutuhan lain di pengungsian.
Mensos mengkhawatirkan tempat pengungsian semula yang masih berada di dalam gang permukiman pada penduduk yang curam di Kampung Kebon Jahe itu.
Saat ini 139 warga Kebon Kelapa mengungsi dan 54 kepala keluarga di Masjid Jami Nurul Ikhlas. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain
-
Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat