SuaraJabar.id - Sejumlah ibu muda dan mahasiswa menjadi korban arisan bodong di Tasikmalaya, Jawa Barat. Kerugian korban mencapai Rp2 miliar.
Ada 50 orang korban arisan bodong tersebut, 10 orang diantaranya telah melapor ke Polres Tasikmalaya terkait penipuan berkedok arisan.
Salah satu korban arisan bodong, Madam Quin mengatakan abhwa arisan tersebut mulai kolaps sekitar Juli 2022.
Menurut Madam Quin, sejumlah korban sempat mendatangi rumah pemilik dari arisan bodong tersebut namun tidak ada itikad baik.
“Kemarin sempat ke rumah owner arisan bodong kemudian tidak ada itikad baik dan hilang komunikasi. Terpaksa sekarang kita langsung melaporkan saja owner arisan bodong tersebut,” ungkapnya mengutip dari Harapanrakyat.com--jaringan Suara.com
Arisan bodong yang diikuti para mama muda ini bernama One Pay. Sejenis arisan dengan metode membayar menanjak dan menurun.
“Jenis arisannya One Pay semacam invest, terus arisan menanjak dan menurun. Kerugian total semuanya sekitar 2 miliar, korbannya ada 50 orang lebih. Paling kecil kerugian korban Rp 1,5 juta dan paling besar Rp 200 juta,” jelas Madam Quin.
Dijelaskan oleh Madam Quin, pemilik arisan bodong tersebut mulai kolaps karena gali lobang tutup lobang.
“Yang dijanjikan owner arisan dengan iming iming keuntungan yang lebih besar, jadi kita tergiur. Merayunya begini ayo ikutan arisan One Pay jarak 2 bulan dari 5 juta jadi 8,5 juta,” ungkap Madam Quin.
Baca Juga: Sempat Digeruduk, Owner Arisan Bodong di Jember Dilaporkan Usai Bikin Korban Rugi 4 M
“Semoga pelakunya cepat ketangkap, meskipun uang kita gak kembali tetapi kalau owner arisan bodongnya ditangkap kita puas. Karena tidak ada harapan uang Kembali dengan nominal besar begitu pasti tak akan sanggup menggantinya,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Sempat Digeruduk, Owner Arisan Bodong di Jember Dilaporkan Usai Bikin Korban Rugi 4 M
-
Iming-iming Arisan Bodong Online di Cianjur, Kerugian Mencapai Rp 1,2 Miliar
-
Rugikan Anggota Hingga Rp 1,2 Miliar, IRT Pemilik Arisan Bodong Diringkus Polisi
-
Pengelola Arisan Bodong Kumpulkan Rp 1 Miliar dari Puluhan Mama Muda di Ciamis
-
Istri Polisi Bandar Arisan Bodong Divonis 1 Tahun 9 Bulan Penjara, Rugikan Member Belasan Miliar
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Viral Chat Tak Pantas Diduga Guru Besar ke Mahasiswi: Minta Foto Bikini hingga Ajak Minum Brandy
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang