SuaraJabar.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan ke sejumlah daerah acapkali membagi-bagikan sepeda atau barang lainnya saat berdialog dengan masyarakat. Terkait hal ini, Ganjar Pranowo saat kampanye di Jawa Tengah sempat guyon soal hadiah sepeda.
"Mau kasih sepeda? Akan tetapi, enggak boleh. Sekarang tuh saya kalau mau kasih-kasih enggak boleh, bisa disemprit Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu). Padahal, kami mau ngasih sebenarnya," kata capres nomor urut 3 tersebut di Pondok Pesantren Darussalam Timur, Kabupaten Magelang.
Tak hanya Presiden Jokowi, Ganjar pun juga memiliki kebiasaan saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah pada periode 2013 hingga 2023.
"Biasanya saya kalau pas jadi gubernur dahulu ada reward (penghargaan) yang kami berikan. Ada yang handphone, buku, laptop, sepeda, macam-macamlah permintaan mereka," katanya.
Walaupun demikian, sebagai peserta Pemilu 2024 yang sedang menjalani masa kampanye, kata Ganjar, pemberian hadiah seperti saat menjabat gubernur tidak dapat dilakukan.
"Akan tetapi, edukasinya sekarang adalah dalam konteks masa kampanye kami tidak boleh memberikan itu karena itu jadi money politic (politik uang). Tadi kami ceritakan kepada mereka, kemudian mereka paham," kata Ganjar.
Setelah mengunjungi Pondok Pesantren Darussalam Timur, Ganjar menemui Kiai Haji Sholihun sekaligus silaturahmi dan ngopi bareng tokoh lintas agama maupun lintas etnis di Pondok Pesantren Al-Ma'shum, Kabupaten Magelang, pada pukul 14.20 WIB
Ganjar juga ngopi dan ngobrol bersama petani di Dusun Gunung Bakal, Desa Sumberarum, Kabupaten Magelang pada pukul 15.00 WIB. Ganjar juga menghadiri pertemuan dengan tim pemenangan daerah (TPD), tim pemenangan cabang (TPC), calon anggota legislatif (caleg), dan sukarelawan se-Magelang di Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, pada pukul 16.15 WIB.
Selanjutnya, Ganjar bertemu dan ngobrol bersama pelaku seni di Pasar Pahing Pucang, Kabupaten Magelang, kemudian mampir ke pasar. Agenda tersebut dimulai sejak pukul 17.30 WIB. [Antara]
Baca Juga: Gibran Bisa Jadi Simbol Harapan Kaum Muda dan Pelaku Industri Kreatif di Pilpres 2024?
Berita Terkait
-
Gibran Bisa Jadi Simbol Harapan Kaum Muda dan Pelaku Industri Kreatif di Pilpres 2024?
-
Prabowo-Gibran Bakal Berikan Kejutan Manis untuk Petani, Soal Pupuk dan Kesejahteraan Jadi Fokus
-
Ganjar Pranowo: Nyogok Demi Kerja? Pak Mahfud dan Saya Udah Ada Solusi!
-
Litbang Kompas Tempatkan Ganjar-Mahfud MD Urutan Terakhir, Pengamat Unpas: Ada Kaitan dengan Partai Pengusung
-
Jelang Debat Pilpres 2024, Hasil Survei Tertinggi, Gibran: Kita Kerja Keras Sampai 14 Februari
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba