SuaraJabar.id - Bupati Karawang Aep Syaepuloh memastikan perayaan Natal di sejumlah gereja sekitar Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berlangsung dengan aman dan kondusif.
"Kami bersama jajaran Forkopimda dan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), MUI dan Kementerian Agama di Karawang telah melakukan monitoring ke sejumlah gereja. Alhamdulillah perayaan Natal berjalan dengan aman dan kondusif," kata Aep di Karawang, Rabu (25/12/2024).
Ia mengaku senang perayaan Natal di daerahnya berjalan aman dan kondusif. Sebab hal itu menandakan kalau toleransi antar umat beragama cukup tinggi di Karawang.
Monitoring yang telah dilakukan itu juga sebagai bagian untuk memastikan bahwa perayaan Natal di sejumlah gereja sekitar Karawang berjalan aman dan kondusif. Apalagi dalam perayaan Natal ini sudah diturunkan ribuan personel untuk melakukan pengamanan.
"Jadi sebagai antisipasi adanya gangguan kamtibmas selama perayaan Natal, telah diturunkan 490 personel Polri, 300 personel dari TNI, Dishub 146 dan 155 personel dari Satpol PP," jelasnya dikutip ANTARA.
Bupati menyampaikan apresiasinya terhadap toleransi antar umat beragama yang tinggi di Karawang.
"FKUB sudah bisa menjaga toleransi antar umat beragama dengan baik. Semoga Perayaan Natal di tahun 2024 bisa memberikan kebahagiaan untuk kita semua," katanya.
Sementara itu, Penatua Rusbetty Manurung, Sekretaris Umum Majelis Jemaat GKP Immanuel Karawang menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkab Karawang yang melakukan kunjungan saat perayaan Natal di Gereja Kristen Pasundan Immanuel Karawang.
"Dengan kunjungan seperti ini sangat memberikan suka cita bagi kami, itu menunjukkan bahwa semua kita di Karawang ini sangat menjaga toleransi," katanya.
Baca Juga: Forkopimda Kota Bogor: Misa Natal Berjalan Lancar dan Aman
Ia berharap perayaan Natal ini dapat memotivasi jemaat untuk semakin menciptakan damai sejahtera kepada sekelilingnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Perkuat Pemberdayaan Desa, BRI Kembali Raih Penghargaan di Puncak Hari Desa Nasional 2026
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 80 Kurikulum Merdeka
-
Bogor Memanas! Ratusan Sopir Angkot Geruduk Balai Kota, Tuntut Kejelasan Nasib 'Si Hijau'
-
Misi Kemanusiaan di Gunung Pongkor, Polri Kesampingkan Status Ilegal Demi Evakuasi 11 Korban Tewas?
-
Sumedang Bukan Cuma Tahu! Ini 3 Hidden Gem Wisata Alam Estetik yang Wajib Kamu Kunjungi