SuaraJabar.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung akan memberlakukan jadwal perjalanan kereta api yang baru, termasuk untuk KA Siliwangi relasi Sukabumi-Cipatat, mulai 1 Februari 2025. Perubahan jadwal ini seiring dengan diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025.
"Kami mengimbau pelanggan untuk menyesuaikan pola pembelian tiket dengan kebijakan baru ini," ujar Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi, dilansir sukabumiupdate.com, jaringan suara.com.
Perubahan Jadwal dan Layanan
Perubahan jadwal perjalanan KA Siliwangi ini perlu diperhatikan oleh para penumpang. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
1. Jadwal keberangkatan dan kedatangan: Jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta mengalami perubahan. Penumpang diimbau untuk mengecek kembali jadwal terbaru sebelum melakukan perjalanan.
2. Penjualan tiket Go Show: Stasiun Cipeuyeum, Ciranjang, Cireungas, Lampegan, dan Gandasoli tidak lagi melayani penjualan tiket Go Show untuk KA Siliwangi. Penumpang harus membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, atau loket.
3. Peningkatan layanan digital: KAI terus berupaya meningkatkan layanan digital dengan menyediakan berbagai pilihan pembelian tiket secara online.
Tujuan Perubahan dan Jadwal KA Siliwangi
Perubahan jadwal perjalanan kereta api ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasi kereta api dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan.
"Dengan berbagai alternatif pembelian tiket yang tersedia, pelanggan dapat mengakses layanan KAI kapan saja dan di mana saja dengan lebih praktis tanpa harus mengantre di stasiun," jelas Ayep.
Baca Juga: Satlantas Polres Sukabumi: Kepadatan Arus Lalu Lintas di Utara Terkendali
"Kami mengimbau pelanggan untuk menyesuaikan pola pembelian tiket dengan kebijakan baru ini. Dengan berbagai saluran pembelian tiket yang tersedia, pelanggan tetap dapat menikmati perjalanan kereta api dengan mudah dan nyaman," tutupnya.
Berikut jadwal KA Siliwangi setelah diberlakukannya Gapeka 2025 yang akan mulai efektif 1 Februari 2025
KA Siliwangi Sukabumi-Cipatat Nomor KA 342
Stasiun Datang Berangkat
Sukabumi – 05:15:00
Gandasoli 05:27:00 05:29:00
Cireunghas 05:38:00 05:40:00
Lampegan 05:48:00 05:50:00
Cibeber 06:14:00 06:16:00
Cianjur 06:41:00 06:44:00
Ciranjang 06:59:00 07:01:00
Cipeuyeum 07:11:00 07:13:00
Cipatat 07:30:00 –
KA Siliwangi Cipatat-Sukabumi Nomor KA 341
Stasiun Datang Berangkat
Cipatat – 07:55:00
Cipeuyeum 08:11:00 08:13:00
Ciranjang 08:23:00 08:25:00
Cianjur 08:41:00 08:44:00
Cibeber 09:08:00 09:10:00
Lampegan 09:34:00 09:36:00
Cireunghas 09:44:00 09:46:00
Gandasoli 09:55:00 09:57:00
Sukabumi 10:10:00 –
KA Siliwangi Sukabumi-Cipatat Nomor KA 344
Stasiun Datang Berangkat
Sukabumi – 10:50:00
Gandasoli 11:02:00 11:04:00
Cireunghas 11:13:00 11:15:00
Lampegan 11:23:00 11:25:00
Cibeber 11:49:00 11:51:00
Cianjur 12:16:00 12:19:00
Ciranjang 12:34:00 12:36:00
Cipeuyeum 12:46:00 12:48:00
Cipatat 13:05:00 –
KA Siliwangi Cipatat-Sukabumi Nomor KA 343
Stasiun Datang Berangkat
Cipatat – 14:00:00
Cipeuyeum 14:16:00 14:18:00
Ciranjang 14:28:00 14:30:00
Cianjur 14:46:00 14:49:00
Cibeber 15:13:00 15:15:00
Lampegan 15:39:00 15:41:00
Cireunghas 15:49:00 15:51:00
Gandasoli 16:00:00 16:02:00
Sukabumi 16:15:00 –
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Polres Garut Sita Ribuan Butir Obat Keras Ilegal, Seorang Pria Asal Aceh Ditangkap
-
Tetangga Manfaatkan Kedekatan, Siswi SMP di Pangandaran Jadi Korban Kekerasan Seksual