SuaraJabar.id - Wakil Bupati Cianjur terpilih Ramzi Geys Thebe mengatakan tetap menjalani pekerjaan sebagai artis guna mempromosikan Kabupaten Cianjur, agar lebih dikenal secara luas mulai dari dalam hingga luar negeri, dengan jadwal disesuaikan.
"Awalnya saya ingin meninggalkan dunia entertainment agar fokus mendampingi Bupati Cianjur, tapi saya urungkan karena saya dapat lebih mengenalkan Cianjur dengan berbagai program pemerintah melalui tayangan di televisi," kata Ramzi di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (7/2/2025).
Bahkan sebelum dinyatakan resmi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cianjur terpilih bersama dr Wahyu, dia sudah mengenalkan Kabupaten Cianjur di sejumlah televisi nasional, termasuk mengenalkan pilar budaya Cianjur "Ngaos, Mamaos, Maenpo".
Dia menilai pilihan tetap menjalani profesi sebagai artis dan sebagai wakil bupati dapat menguntungkan dalam mensosialisasikan program dan berbagai promosi lainnya tentang Kabupaten Cianjur secara luas.
“Selama ini saya hanya mengenalkan diri sendiri, namun setelah ditetapkan terpilih sebagai wakil bupati, saya mengemban tugas membawa nama Kabupaten Cianjur agar lebih dikenal lagi," kata Ramzi dikutip ANTARA.
Niat dia menjalani dua profesi tersebut, mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat pendukung di Cianjur, namun tetap memprioritaskan tugas sebagai wakil bupati mendampingi Bupati Cianjur.
“Skala prioritasnya membantu kinerja bupati, sehingga saya hanya mengambil pekerjaan sebagai artis pada malam hari," kata Ramzi.
Seperti diberitakan KPU Kabupaten Cianjur, menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Cianjur Tahun 2024 pasangan dr Mohamad Wahyu Ferdian dan Ramzi Geys Thebe, Kamis.
Ketua KPU Cianjur Mochamad Ridwan mengatakan penetapan pemenang Pilkada Cianjur 2024 dilakukan setelah pihaknya mendapat surat keputusan dari Mahkamah Konstitusi ke KPU RI yang diterima pada hari Kamis petang.
Baca Juga: Hasil Pilkada Kota Cirebon Dipastikan Tanpa Sengketa
"Tahapan pleno penetapan pemenang Pilkada Cianjur sempat tertunda karena pasangan calon nomor urut 1 mengajukan gugatan ke MK, setelah digelar sidang dan dinyatakan ditolak, kami langsung menggelar rapat pleno terbuka penetapan pemenang," katanya.
Dia menjelaskan rapat pleno terbuka penetapan pemenang merupakan rangkaian terakhir dari tahapan Pilkada Cianjur 2024, selanjutnya laporan hasil rapat akan diserahkan ke KPU Jabar dan KPU RI untuk disahkan dan diusulkan pengangkatan calon terpilih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026