Di sisi lain, ibu korban yang berinisial NH, mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar langsung cerita dari putrinya.
Menurut pengakuan korban, tindakan dugaan pelecehan terjadi sebanyak tiga kali selama masa perawatan di ruang isolasi.
"Saya tahu dari cerita anak saya. Katanya, perawat itu datang saat ruangan sepi, mulai dengan mengganti cairan infus, lalu melakukan tindakan yang tidak seharusnya," ungkap NH, penuh haru.
NH juga menyampaikan bahwa saat kejadian, korban sedang tidak ditemani oleh anggota keluarga karena sedang berada di luar ruangan. Hal ini menambah kekhawatiran pihak keluarga, karena kondisi korban yang lemah dan tidak memiliki perlindungan langsung selama menjalani perawatan.
“Bisa tahu, karena anak saya cerita. Perawat itu pernah melakukan pelecehan. Rumah sakitnya itu di Klayan, Cirebon,” lanjut NH.
Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap tenaga kesehatan, terutama yang menangani pasien anak atau pasien dalam kondisi lemah.
Masyarakat juga diminta untuk aktif melaporkan apabila menemukan atau mengalami kasus serupa, agar korban tidak merasa sendirian dan pelaku dapat segera diproses secara hukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global
-
Menteri Jerman dan Wamenkes Tinjau Langkah Hijau Bayer di Cimanggis, Ini Hasilnya
-
BRI dan Pegadaian Kelola Ekosistem Emas Sebesar 153 Ton, Dukung Instruksi Presiden Prabowo
-
BRI Perbarui Qlola, Hadirkan Pengalaman Digital yang Lebih Terintegrasi untuk Bisnis
-
Penangguhan Tahanan Nyumarno Cs Ditolak Hakim, Kuasa Hukum Korban Soroti Alasan Permohonan