SuaraJabar.id - Penahanan oknum guru mengaji berinisial AMJ (45) oleh Polres Cianjur tidak hanya mengungkap kasus dugaan pencabulan terhadap sembilan gadis, tetapi juga membongkar sebuah modus operandi licik yang telah berjalan selama hampir satu dekade.
Di balik statusnya yang dihormati, AMJ diduga menggunakan topeng pengobatan alternatif untuk menjerat dan memanipulasi para santriwatinya.
Kasus ini menjadi pukulan telak sekaligus pengingat keras tentang bagaimana predator seksual bisa bersembunyi di balik jubah kepercayaan publik, melancarkan aksinya selama bertahun-tahun tanpa terdeteksi.
Memanfaatkan Topeng Kepercayaan Sejak 2015
Akar dari tragedi ini adalah penyalahgunaan kepercayaan yang luar biasa. Menurut penyelidikan polisi, modus yang digunakan AMJ selalu berpola dan sistematis.
Ia tidak pernah melakukan aksinya secara tiba-tiba, melainkan membangun sebuah narasi palsu yang membuat para korban lengah.
"Terungkap-nya aksi pencabulan yang dilakukan oknum tersebut dengan dalih pengobatan alternatif terhadap santriwati yang belajar padanya sejak tahun 2015," ungkap Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto dilansir dari Antara.
Prosesnya diduga dimulai dengan pendekatan personal. AMJ akan menanyakan kondisi kesehatan para santriwatinya, menunjukkan kepedulian palsu.
Setelah korban merasa nyaman dan percaya, ia kemudian menawarkan terapi atau "pengobatan" yang menjadi pintu masuk bagi aksi bejatnya.
Baca Juga: 5 Fakta Panas Sidang Praperadilan Korupsi PJU Cianjur: Perlawanan Tersangka dan Pedenya Jaksa
Statusnya sebagai guru mengaji membuat para korban dan orang tua mereka sulit menaruh curiga, membiarkan modus ini berjalan mulus selama bertahun-tahun.
Terbongkarnya modus ini tidak serta-merta membuat AMJ mudah ditangkap. Selama proses penyidikan, ia dikenal licin dan tidak kooperatif.
AKP Tono Listianto membenarkan bahwa tersangka berulang kali mangkir dari panggilan pemeriksaan dengan berbagai macam alasan.
"Selama ini tersangka kerap mangkir dari panggilan yang dilayangkan dengan dalih sakit atau pihak keluarga yang sakit serta sejumlah alasan lain," jelas Tono.
Kesabaran aparat akhirnya habis. Setelah AMJ memenuhi panggilan terakhir, penyidik tidak mau mengambil risiko lagi dan langsung menerbitkan surat penahanan untuk memastikan proses hukum berjalan lancar. "Setelah diperiksa akhirnya diputuskan untuk melakukan penahanan terhadap oknum guru mengaji tersebut," tegas Tono.
Ancaman 15 Tahun Penjara dan Upaya Penangguhan
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Panas Sidang Praperadilan Korupsi PJU Cianjur: Perlawanan Tersangka dan Pedenya Jaksa
-
Babak Pertama Ditunda: Tersangka Korupsi PJU Cianjur Lawan Balik Jaksa, Yakin Menang?
-
Geledah Rumah Mantan Kadishub Cianjur, Kejari Sikat Dokumen Kasus Korupsi PJU
-
Bom Waktu Itu Akhirnya Meledak! Bukan Cuma Hujan, Saluran Air Rusak Jadi Biang Kerok Bencana
-
Cipanas Diterjang Bencana: Puluhan Rumah Terdampak Banjir dan Longsor, Akses Jalan Desa Putus Total
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
BRI Peduli Gelar BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, Berikan Pembekalan Kewirausahaan
-
Kabel Sinyal Whoosh Dicuri, Perjalanan Kereta Cepat Sempat Terganggu, 6 Orang Ditangkap
-
KPK Usut Korupsi Iklan Bank BJB, Eks Aspri Ridwan Kamil dan Pejabat BJB Dipanggil
-
Jelang Hadapi Bangladesh, Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus dan Kerja Keras
-
Timnas Ditahan Imbang Malaysia, Erick Thohir Buka Suara Soal Suporter Gaungkan Nama Shin Tae-yong