Pihak kepolisian mengakui adanya kendala teknis yang dihadapi para korban yang mayoritas masih berstatus pelajar. Banyak dari mereka yang kesulitan melapor karena jadwal yang berbenturan dengan jam sekolah atau kegiatan les.
Namun, Fajri menegaskan bahwa pihaknya memberikan kelonggaran penuh dan siap menyesuaikan waktu agar para korban bisa memberikan keterangan dengan nyaman tanpa mengganggu aktivitas belajar mereka.
"Setiap perkembangan selalu kami tindak lanjuti. Tadi malam pun ada korban yang datang dan sudah dilakukan pemeriksaan," tuturnya.
Mengingat dampak psikologis yang berat bagi para korban, AKP Fajri Ameri Putra mengimbau dengan tegas agar para siswi atau siapa pun yang merasa menjadi korban rekayasa foto AI untuk tidak takut dan segera melapor ke pihak berwajib.
"Untuk korban-korban ataupun yang lain yang merasa korban, ya silakan konfirmasi lagi ke kami, bahwasanya kalau memang terjadi editing terhadap foto," imbaunya.
Berita Terkait
-
Ngeri! Teknologi AI Disalahgunakan, Foto Puluhan Siswi di Cirebon Diedit Jadi Konten Asusila
-
KPU Tasikmalaya Tetapkan Ai Diantani sebagai Calon Bupati Pengganti untuk PSU Pilkada
-
Local Media Community 2024 Roadshow Class Tasikmalaya: Media Lokal Perlu Diversifikasi Sumber Pendapatan
-
BRI Jalankan Humanisasi Layanan Perbankan Digital lewat Kecerdasan Buatan
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
5 Fakta Miris di Balik Polemik Pembangunan Gedung MUI Sukabumi yang Bikin Geleng-geleng Kepala
-
Demi Capai Inklusi Keuangan Masyarakat, Holding Ultra Mikro BRI Makin Solid
-
Gedung MUI Kabupaten Sukabumi Disegel: Kontraktor Klaim Belum Dibayar, MUI Sebut Sudah Lunas
-
20 Tahun Lolos, 'Ki Bedil' Sang Maestro Senpi Ilegal Jawa Barat Akhirnya Diringkus Bareskrim
-
Tabrakan Maut Dua Motor di Pantai Ujunggenteng Sukabumi, Agus Gunawan Tutup Usia