Pihak kepolisian mengakui adanya kendala teknis yang dihadapi para korban yang mayoritas masih berstatus pelajar. Banyak dari mereka yang kesulitan melapor karena jadwal yang berbenturan dengan jam sekolah atau kegiatan les.
Namun, Fajri menegaskan bahwa pihaknya memberikan kelonggaran penuh dan siap menyesuaikan waktu agar para korban bisa memberikan keterangan dengan nyaman tanpa mengganggu aktivitas belajar mereka.
"Setiap perkembangan selalu kami tindak lanjuti. Tadi malam pun ada korban yang datang dan sudah dilakukan pemeriksaan," tuturnya.
Mengingat dampak psikologis yang berat bagi para korban, AKP Fajri Ameri Putra mengimbau dengan tegas agar para siswi atau siapa pun yang merasa menjadi korban rekayasa foto AI untuk tidak takut dan segera melapor ke pihak berwajib.
"Untuk korban-korban ataupun yang lain yang merasa korban, ya silakan konfirmasi lagi ke kami, bahwasanya kalau memang terjadi editing terhadap foto," imbaunya.
Berita Terkait
-
Ngeri! Teknologi AI Disalahgunakan, Foto Puluhan Siswi di Cirebon Diedit Jadi Konten Asusila
-
KPU Tasikmalaya Tetapkan Ai Diantani sebagai Calon Bupati Pengganti untuk PSU Pilkada
-
Local Media Community 2024 Roadshow Class Tasikmalaya: Media Lokal Perlu Diversifikasi Sumber Pendapatan
-
BRI Jalankan Humanisasi Layanan Perbankan Digital lewat Kecerdasan Buatan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain
-
Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat