Kawasan Dago yang ramai juga tak luput dari sasaran. Dua kantor bank mengalami kerusakan parah akibat pelemparan benda keras dan upaya perusakan lainnya oleh demonstran.
4. Satu Rumah Warga di Jalan Gempol
Sebuah rumah milik warga yang berlokasi di belakang RM Sambara ikut menjadi korban. Peristiwa ini menunjukkan bahwa dampak kerusuhan tidak hanya menyasar simbol pemerintah atau korporasi, tetapi juga masyarakat umum.
5. Fasilitas Publik dan Infrastruktur Jalan
Kerusakan masif juga terjadi pada fasilitas umum. Pagar Gedung DPRD Jawa Barat dan Gedung Sate dijebol.
Sejumlah pos polisi dirusak, lampu lalu lintas di persimpangan vital seperti Cikapayang dihancurkan, rambu-rambu jalan dicabut, dan aspal jalan rusak akibat pembakaran ban.
“Dari pengecekan yang dilakukan, setidaknya ada lima bangunan rusak berat setelah dibakar hingga dilempari baru oleh para demonstran,” kata Wali Kota Farhan mengonfirmasi temuan awal.
Kerugian akibat kerusuhan ini dipastikan mencapai miliaran rupiah. Namun, dampaknya jauh melampaui angka material. Aktivitas ekonomi di sekitar lokasi lumpuh, para pemilik usaha merasakan trauma, dan citra Bandung sebagai kota yang aman dan ramah pariwisata ikut tercoreng.
Pemerintah Kota Bandung berjanji akan bergerak cepat. Farhan memastikan perbaikan infrastruktur vital, terutama yang menyangkut hajat hidup orang banyak, akan menjadi prioritas utama agar aktivitas warga bisa segera kembali normal.
Baca Juga: Bandung Mencekam: Demo Ojol dan Mahasiswa Berakhir Ricuh, Wali Kota Farhan: Ini Pelajaran
“Fasilitas itu menyangkut hajat hidup orang banyak sehingga harus dipulihkan segera,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Bandung Mencekam: Demo Ojol dan Mahasiswa Berakhir Ricuh, Wali Kota Farhan: Ini Pelajaran
-
Puncak Anarki di Bandung! Aset Bersejarah MPR RI Ludes Dibakar Massa Aksi DPRD Jabar
-
Anarki di Demo DPRD Jabar: Massa Bakar Rumah Diduga Tempat Polisi Sembunyi Hingga Warga Terjebak
-
Kejutan di Demo Ricuh DPRD Jabar: Jenderal Bintang Dua Muncul, Diteriaki 'Militerisme' oleh Massa
-
Aksi Solidaritas Ojol di DPRD Jabar Ricuh: Molotov Dibalas Gas Air Mata, Massa Merangsek Masuk
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Pasutri Asal Cisarua Bogor Ditemukan Tewas dalam Mobil di Padalarang, Pelaku Berhasil Ditangkap
-
Misteri Mobil di Rumah Kosong Padalarang: Ternyata Berisi Dua Jenazah Warga Bogor
-
Tak Hanya Ibu Tiri, Polisi Dalami Dugaan Pidana Pembiaran oleh Ayah Kandung NS di Sukabumi
-
Mengenal Konsep Dasar Forex
-
Tiga Tersangka Pembudidaya Ganja Diamankan, Salah Satunya Pekerja MBG