- Anggaran Nantinya Digunakan Dedi Mulyadi Untuk Perbaikan Pasca Demo
- Berikut adalah daftar fasilitas dan aset yang menjadi korban amuk massa
SuaraJabar.id - Di tengah puing-puing dan kerugian ekonomi pasca-demonstrasi anarkis di Bandung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuat gebrakan tak terduga.
Ia berencana memangkas dan merealokasi sejumlah pos anggaran, dengan target utama adalah biaya perjalanan dinas anggota DPRD Jawa Barat.
Langkah tegas ini diambil bukan tanpa alasan. Dana yang tadinya disiapkan untuk kunjungan kerja ke luar provinsi hingga luar negeri itu akan dialihkan sepenuhnya untuk mengobati luka-luka Kota Bandung.
Mulai dari perbaikan fasilitas publik yang hancur hingga membantu pemulihan ekonomi warga yang terdampak.
Berbicara di hadapan wartawan di Gedung Sate, Bandung, pada Senin (1/9/2025), Dedi Mulyadi mengonfirmasi bahwa rencana ini mendapat lampu hijau dari pihak legislatif.
Menurutnya, DPRD sendiri yang memberikan sinyal untuk melakukan pergeseran anggaran demi kepentingan yang lebih mendesak.
"Kita bantu. (Pakai dana Pemprov) Iya, kita bantu. Karena DPRD-nya nih lagi ngasih ke kita peluang untuk perbaikan-perbaikan. Banyak katanya mau digeserin," kata Dedi dilansir dari Antara.
Kebijakan ini menjadi angin segar di tengah keprihatinan publik atas kerusakan masif yang terjadi akibat kericuhan pada 29-30 Agustus 2025 lalu.
Gubernur Dedi Mulyadi memiliki alasan strategis di balik keputusannya. Menurut analisisnya, dampak politik dari gelombang demonstrasi kemungkinan akan mereda dalam waktu singkat.
Baca Juga: Ancaman Serius di Cianjur: Viral Ajakan Jarah Rumah 50 Anggota DPRD, Polisi Siaga Penuh
Namun, luka ekonomi yang ditimbulkan akan terasa jauh lebih lama dan menyakitkan bagi masyarakat.
Oleh karena itu, prioritas utama pemerintah saat ini adalah bagaimana mempercepat pemulihan ekonomi agar tidak berlarut-larut.
"Jadi yang di pikiran saya itu kalau politiknya mungkin dalam pekan ini sudah selesai. Tetapi ekonomi yang ditimbulkan itu akan panjang. Nah, kita ini bagaimana agar tidak panjang," jelasnya.
Rencana ini bukan isapan jempol semata. Ketua DPRD Jawa Barat, Bucky Wibawa, membenarkan adanya pembahasan mengenai perampingan anggaran tersebut.
Ia secara spesifik menyatakan setuju untuk memangkas anggaran perjalanan dinas ke luar negeri.
Namun, untuk perjalanan dinas ke luar provinsi, Bucky menyebut hal itu masih dalam tahap diskusi lebih lanjut antara pihak DPRD dan Pemprov Jabar.
Berita Terkait
-
Ancaman Serius di Cianjur: Viral Ajakan Jarah Rumah 50 Anggota DPRD, Polisi Siaga Penuh
-
Situasi Memanas, Bupati Bogor Instruksikan Seluruh ASN Lepas Baju Dinas Selama 4 Hari
-
Daftar Kerusakan Demo Bandung: Cagar Budaya Hangus, Restoran Ikonik Ludes - Wajah Kota yang Terluka
-
Bandung Mencekam: Demo Ojol dan Mahasiswa Berakhir Ricuh, Wali Kota Farhan: Ini Pelajaran
-
Puncak Anarki di Bandung! Aset Bersejarah MPR RI Ludes Dibakar Massa Aksi DPRD Jabar
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Berkas Perkara Rampung, Polda Jabar Segera Serahkan Taufik Hidayat ke Kejaksaan
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam