- Dugaan Keterlibatan Ridwan Kamil dalam Korupsi Bank BJB
- Modus Operandi Dugaan Korupsi
- Kejanggalan dan Perkembangan Kasus
SuaraJabar.id - Babak baru dalam pusaran skandal korupsi Bank BJB senilai Rp222 miliar kini menempatkan sorotan tajam langsung ke mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara gamblang membeberkan dugaan peran sentral RK dalam menikmati aliran dana haram melalui skema "dana nonbujeter" yang disediakan para petinggi bank plat merah tersebut.
Pernyataan ini bukan lagi sekadar spekulasi, melainkan datang langsung dari salah satu pucuk pimpinan penindakan KPK, yang mengurai bagaimana kekuasaan seorang gubernur diduga digunakan untuk kepentingan di luar anggaran resmi.
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan sebuah modus operandi yang diduga menjadi celah bagi Ridwan Kamil untuk menerima uang. Sebagai gubernur, RK memiliki otoritas atas Bank BJB, di mana Pemprov Jabar adalah pemegang saham pengendali (38,52%).
Kekuasaan inilah yang diduga menjadi kunci. Menurut Asep, para petinggi Bank BJB, termasuk direktur utama dan komisaris, sengaja "menyediakan" dana di luar anggaran untuk membiayai kegiatan-kegiatan non-resmi.
"Bank Jabar ini (Bank BJB, red.), salah satunya si komisaris dan direktur utamanya ini menyediakan uang untuk kegiatan-kegiatan nonbujeter," ujar Asep di Gedung KPK, dilansir dari Antara Rabu (10/9/2025).
Asep kemudian secara eksplisit mengaitkan dana siluman ini dengan permintaan dari pucuk pimpinan Pemprov Jabar saat itu.
"Kegiatan-kegiatan yang salah satunya diminta oleh oknum pejabat di Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini. Jadi, uangnya seperti itu. Kemudian bagaimana saudara RK bisa mendapatkan uang? Pada saat itu yang bersangkutan menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat," tegas Asep, seolah menarik garis lurus antara permintaan dana dan posisi Ridwan Kamil.
Dugaan keterlibatan Ridwan Kamil sejatinya sudah memasuki tahap serius sejak enam bulan lalu. Pada 10 Maret 2025, penyidik KPK menggeledah kediamannya dan menyita sejumlah aset mewah, mulai dari sepeda motor hingga mobil. Langkah ini biasanya menandakan bahwa penyidik telah mengantongi bukti awal yang kuat.
Baca Juga: Terungkap! Modus Ridwan Kamil Diduga Terima Duit Korupsi Bank BJB, Minta Dana Nonbujeter?
Namun, sebuah kejanggalan menjadi pertanyaan besar. Hingga hari ini, Rabu (10/9/2025), sudah 184 hari berlalu sejak penggeledahan dramatis itu.
Selama lebih dari setengah tahun, KPK belum sekalipun melayangkan panggilan pemeriksaan resmi kepada Ridwan Kamil, sementara lima tersangka lain, termasuk Dirut Bank BJB, sudah dijerat.
Kesunyian selama 184 hari ini kini pecah oleh pernyataan Asep Guntur yang secara terbuka membeberkan modus yang diduga melibatkan RK.
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap! Modus Ridwan Kamil Diduga Terima Duit Korupsi Bank BJB, Minta Dana Nonbujeter?
-
Kubu Ridwan Kamil Tolak Mentah-mentah Tes DNA Ulang, Tuding Pihak Lisa Mariana Cuma Cari Sensasi
-
Geger Mercy Klasik B.J. Habibie: KPK Selisik Aliran Dana Korupsi BJB ke Ridwan Kamil
-
Skandal Korupsi CSR BI-OJK: KPK Bongkar Jaringan di Sukabumi, 6 Saksi Diperiksa Terkait Heri Gunawan
-
Terdakwa Korupsi Gugat Balik Pemkot, Ini 5 Fakta Panas di Balik Drama Bandung Zoo
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Jokowi Dijadwalkan Hadiri Khitanan Anak KH Ujang Busthomi, Warga Cirebon Antusias Menanti
-
PFI, PWI dan IJTI Bogor Bersatu, Kirim Doa bagi 5 Jurnalis dan Crew Kapal di Selat Sunda
-
Kaki Sering Bengkak dan Terasa Berat? Waspadai Insufisiensi Vena Kronis
-
Bupati Bogor : Kebakaran TPA Galuga Meluas Hingga 7,1 Hektare
-
BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Mudahkan Akses Finansial Diaspora