- Korupsi Sistematis Melibatkan Banyak Pihak
- Kerugian Negara Mencapai Miliaran Rupiah
- Proses Hukum Cepat dan Tegas
SuaraJabar.id - Ada pemandangan yang kontras dan mengundang sorotan saat Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi menetapkan empat tersangka kasus korupsi dana desa Desa Sumberjaya pada Kamis.
Di tengah tuduhan serius telah merampok uang rakyat senilai Rp2,6 miliar, salah satu tersangka utama justru tertangkap kamera melemparkan senyum.
Ekspresi tanpa beban itu ditunjukkan oleh SH, Penjabat (Pj) Kepala Desa Sumberjaya. Mengenakan rompi tahanan oranye khas Kejaksaan, ia tampak tersenyum ke arah kamera saat digiring petugas menuju mobil tahanan, seolah tak terbebani dengan status barunya sebagai tersangka korupsi.
Pemandangan ini menjadi ironi yang menyakitkan. Saat negara dirugikan miliaran rupiah dan kepercayaan publik dikhianati, ekspresi penyesalan sama sekali tidak terlihat dari wajah sang Pj Kades. Senyumnya kontras dengan tiga tersangka lain yang turut digelandang bersamanya:
- SJ: Sekretaris Desa Sumberjaya
- GR: Kaur Keuangan sekaligus Operator Siskeudes
- MSA: Direktur CV Sinar Alam Inti Jaya
Sikap ini memicu reaksi publik yang mempertanyakan mentalitas para pejabat yang terlibat dalam praktik korupsi.
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman, dalam konferensi persnya, menegaskan bahwa penetapan tersangka ini sudah melalui proses panjang dan berdasarkan bukti yang kuat.
Di balik senyum tersebut, terdapat fakta kerugian negara yang fantastis. "Perbuatan para tersangka mengakibatkan kerugian keuangan negara senilai Rp2,6 miliar," tegas Eddy Sumarman.
Modus yang digunakan para tersangka adalah dengan menyalahgunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2024.
Dana yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan warga Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, justru dialirkan untuk kepentingan pribadi melalui berbagai pos anggaran yang tidak sesuai ketentuan.
Baca Juga: Korupsi Dana Desa Rp2,6 Miliar di Bekasi: Penjabat Kades, Sekdes, hingga Pengusaha Jadi Tersangka
"Dari hasil penyidikan menunjukkan ada aliran dana berupa penerimaan imbalan untuk kepentingan pribadi," ungkap Eddy.
Senyum Pj Kades SH mungkin hanya sesaat. Kini, ia dan ketiga rekannya harus menghadapi konsekuensi hukum yang berat. Mereka langsung ditahan di Lapas Kelas IIA Cikarang untuk 20 hari ke depan guna kepentingan penyidikan.
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Ronald Thomas Mendrofa, menyatakan para tersangka dijerat dengan pasal berlapis dari Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
"Ancaman pidana lima tahun lebih," kata Ronald. Pihaknya juga telah menyita 142 barang bukti untuk memperkuat dakwaan di pengadilan nanti.
Tag
Berita Terkait
-
Korupsi Dana Desa Rp2,6 Miliar di Bekasi: Penjabat Kades, Sekdes, hingga Pengusaha Jadi Tersangka
-
Revolusi Pilkades Cianjur 2026: Pendaftaran Calon Kades Go Online, Sistem E-Voting Siap Ditiru
-
Kepala Desa di Bogor Diduga Terima Gratifikasi Rp2,3 Miliar
-
Tiada Lagi Dana Tunai, Desa di Jabar Bakal Dapat Uang Saham Bank BJB dari Dedi Mulyadi
-
KRL Lumpuh Total Dihantam Gempa Bekasi: 5 Fakta Menegangkan di Balik Normalisasi Cepat
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain
-
Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat