-
Jalur utama Cianjur-Cibinong terputus total oleh longsor. Petugas berupaya membuka kembali jalan tersebut.
-
Longsor di Desa Sukajadi terjadi karena tebing tergerus hujan deras. Material longsor menutup jalan provinsi.
-
Petugas gabungan menunggu alat berat untuk singkirkan material longsor agar lalu lintas bisa normal.
SuaraJabar.id - Jalur utama penghubung Cianjur menuju wilayah selatan, tepatnya di Kecamatan Cibinong, putus total akibat longsor dahsyat yang menerjang Desa Sukajadi pada Jumat kemarin.
Bencana alam ini, dipicu oleh hujan deras berjam-jam, telah melumpuhkan akses vital bagi ribuan warga yang menghubungkan Kecamatan Cibinong dengan Sindangbarang.
Petugas gabungan kini berjibaku di lokasi, berupaya keras membuka kembali jalan yang tertutup material longsor setinggi lebih dari satu meter.
Insiden ini kembali mengingatkan kita akan kerentanan wilayah Cianjur terhadap bencana hidrometeorologi, terutama saat musim penghujan tiba. Meskipun tidak ada korban jiwa, dampak terputusnya akses ini sangat dirasakan, menghambat mobilitas dan perekonomian warga di sejumlah kecamatan di selatan Cianjur.
Longsor terjadi di Desa Sukajadi, Kecamatan Cibinong, saat hujan deras mengguyur selama lebih dari dua jam. Kepala Seksi Satpol PP Kecamatan Cibinong, Eman, menjelaskan bahwa tebing di pinggir jalan provinsi penghubung Cibinong dan Sindangbarang ambruk akibat gerusan air hujan.
Informasi dari warga sekitar, Anan Hermawan, menyebutkan bahwa "tebing setinggi 12 meter ambruk" dan material longsor berupa tanah, batu, serta pohon berbagai ukuran "menutup seluruh landasan jalan", membuatnya tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.
Beruntung, saat kejadian, tidak ada kendaraan yang melintas sehingga korban jiwa dapat dihindari.
"Selang beberapa saat setelah hujan turun deras, tebing di pinggir jalan longsor menutup seluruh landasan jalan penghubung Cibinong-Sindangbarang, tidak ada korban jiwa atau kendaraan yang tertimbun namun arus lalulintas terputus sementara," kata Anan.
Menyikapi situasi darurat ini, petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, aparat kecamatan dan desa, serta relawan segera bergerak ke lokasi. Mereka bahu-membahu menyingkirkan material longsor dengan alat seadanya. Namun, keterbatasan alat manual membuat proses pembersihan berjalan lambat.
Baca Juga: Ancaman Nyata dari Utara ke Selatan: Tanda Alam Muncul, Warga Cianjur Diminta Segera Lakukan Ini
Eman menyampaikan harapan besar pada kedatangan alat berat dari dinas terkait di provinsi.
"Saat ini kami masih menunggu alat berat datang dengan harapan material longsor dapat disingkirkan dengan cepat, sehingga arus kendaraan dapat melintas normal dari kedua arah," ujarnya.
Jalur Cibinong-Sindangbarang bukan sekadar jalan biasa. Ini adalah arteri penting yang menghubungkan aktivitas ekonomi, sosial, dan pemerintahan di wilayah selatan Cianjur. Terputusnya akses ini berdampak langsung pada distribusi logistik, akses pendidikan, kesehatan, dan mobilitas warga sehari-hari. [Antara].
Berita Terkait
-
Ancaman Nyata dari Utara ke Selatan: Tanda Alam Muncul, Warga Cianjur Diminta Segera Lakukan Ini
-
31 Kepala Sekolah di Cianjur Dicopot, Wakil Rakyat Turun Tangan Usut Polemik Masa Jabatan
-
Hore! Retribusi Berlapis Pintu Masuk Cibodas Resmi Dihapus, Wisatawan Kini Cuma Bayar Sekali
-
Teror Jalanan di Cianjur! Dua Pemuda Pelaku Pengadangan Wisatawan Ditangkap
-
Ngeri! Modus 'Kawin Kontrak' Via Facebook, Wanita Sukabumi Disekap Sebelum Dijual ke Guangzhou
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
131 Cabang Serentak Gelar BRI KKB Expo 2026, Yuk Wujudkan Mobil Impian
-
Tak Perlu Macet-macetan Pindah Spot, Enchanting Valley Tawarkan Solusi Liburan Seharian di Puncak
-
Sambut HUT Ke-81 RI, BRI Hadirkan Promo Kuliner, Liburan, hingga Hiburan
-
Duka Bintang Persib: Rumah Orang Tua Saddil Ramdani Ludes Terbakar di Muna Barat
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang