- Dana desa akan dialokasikan untuk pangan
- Tak hanya untuk pertanian namun juga untuk memaksimalkan MBG
- Sleman akan menggandeng BUMKal untuk memaksimalkan dana desa
Menurutnya, apabila sinergi ini berjalan dengan baik, maka program ketahanan pangan desa akan sejalan dengan kebijakan nasional terkait MBG.
"Kalau ini bisa berjalan tentunya nanti akan sinkron dengan kebijakan atau program MBG," kata Budi.
Hingga saat ini saja, dari 86 kalurahan di Sleman, sudah terdapat 82 yang memiliki Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal), serta 10 Badan Usaha Milik Kalurahan Bersama (BUMKalma) yang dibentuk sebagai gabungan usaha antar-kalurahan.
Dari 10 BUMKalma tersebut, delapan di antaranya sudah ikut mendirikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
"Kalau melihat dari situ ternyata dari sisi ekonomi mereka kuat untuk melakukan itu, khususnya untuk Bumkalma, tentunya butuh supporting khususnya bahan baku dan lainnya," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu
-
Sungai Meluap, Jembatan Penghubung di Cibeber Cianjur Ambruk dan 198 Jiwa Mengungsi
-
Longsor hingga Banjir Lintasan Terjang Bogor, 20 Rumah Warga Terendam
-
Jalur Wisata Berbasis Sungai di Gunung Gede Pangrango Ditutup Mulai 3 Mei, Ini Alasannya