-
Longsor di Pakenjeng-Bungbulang, Garut, menutup total jalur lintas selatan, menimpa satu rumah semi permanen, dan menghentikan lalu lintas pada Selasa sore.
-
Penyebab longsor adalah hujan deras yang membuat tebing 50 meter longsor. Tebal material 4 meter, membutuhkan waktu untuk dibersihkan.
-
Tidak ada korban jiwa akibat bencana ini, namun kerugian materi sekitar Rp20 juta. Petugas gabungan berupaya membersihkan material longsor.
SuaraJabar.id - Bencana tanah longsor melanda Desa Depok, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Selasa sore (12/11/2025), menyebabkan jalur provinsi lintas selatan Pakenjeng-Bungbulang lumpuh total.
Longsoran tanah yang masif menutup badan jalan, sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan dari kedua arah, baik Pakenjeng maupun Bungbulang
Kepala Polsek Pakenjeng, Iptu Muslih Hidayat, membenarkan adanya longsoran tanah tebing sekitar pukul 15.00 WIB.
Longsor ini tidak hanya menutup badan jalan utama lintas selatan, tetapi juga menimpa sebuah rumah semi permanen di sekitar lokasi kejadian, milik saudara Hermawan.
"Sekira pukul 15.00 WIB telah terjadi longsor yang menimpa Jalan Raya Pakenjeng-Bungbulang, dan menimpa rumah semi permanen milik saudara Hermawan," katanya.
Iptu Muslih menuturkan, hujan deras yang berlangsung lama mengguyur wilayah selatan Garut menjadi penyebab terjadinya bencana ini. Tebing di sisi jalan sepanjang 50 meter longsor dan materialnya langsung menutup badan jalan utama.
Material tanah longsor itu, kata dia, menutupi jalan dengan ketinggian sekitar 4 meter. Kondisi ini membuat upaya pembersihan longsoran membutuhkan waktu dan alat berat yang cukup.
"Akibat hujan deras, tebing di sisi jalan mengalami longsor dengan panjang sekitar 50 meter dan ketebalan tanah mencapai 4 meter," jelasnya.
Beruntung, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi dan menghambat arus lalu lintas kendaraan yang saat ini masih diupayakan agar jalan bisa kembali normal.
Baca Juga: Jembatan Putus Total! Akses Warga Terisolir di Sukabumi Selatan Setelah Banjir Bandang Menerjang
"Korban jiwa nihil, kerugian materi diperkirakan sekitar Rp20 jutaan," katanya.
Iptu Muslih menyampaikan, saat ini petugas gabungan bersama masyarakat mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera membersihkan material longsoran tanah.
Jalur selatan tersebut, kata dia, memang merupakan daerah rawan longsor saat musim hujan sehingga pengendara harus selalu waspada saat melintasi jalur itu.
"Tetap berhati-hati, terutama saat melintas di wilayah rawan longsor karena cuaca akhir-akhir ini cukup ekstrem dan potensi tanah longsor masih tinggi," katanya. [Antara].
Berita Terkait
-
Jembatan Putus Total! Akses Warga Terisolir di Sukabumi Selatan Setelah Banjir Bandang Menerjang
-
3 Nyawa Melayang di Pendopo Garut: Kasus Pernikahan Anak Gubernur Jabar Mandek?
-
Ramalan BMKG Bikin Merinding: Curah Hujan Tinggi Ancam Cianjur
-
Jalur Utama Cianjur Selatan Terputus Total! Longsor Dahsyat di Cibinong Lumpuhkan Akses Warga
-
BYD ATTO 1 Tunjukkan Kelincahan dan Efisiensi di Rute Bandung-Garut
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Mobilitas Makin Fleksibel, BRI Infinite Prioritas Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Buntut Skandal Kamar Mewah, Bangunan Fasilitas Khusus di Lapas Cibinong Akhirnya Diratakan
-
Temuan Anyar Sidak DPR di Lapas Cibinong: Ada Bangunan Tanpa Izin dan Krisis Tenaga Kesehatan
-
13 Rumah Terdata Cuma 3 Milik Negara, DPR Soroti Ketimpangan Aset - Isu Jual Beli di Lapas Cibinong
-
Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes