Selebgram Lisa Mariana dijemput paksa dan ditangkap oleh Polda Jabar karena mangkir dari panggilan pemeriksaan terkait kasus video asusila, dan kini sedang diperiksa intensif.
Penyidik siber Polda Jabar telah menetapkan Lisa sebagai tersangka karena unsur pidana terpenuhi, dimana ia dan pemeran pria sadar merekam aksi asusila.
Meskipun Lisa berstatus tersangka dalam kasus video asusila, Polda Jabar tidak melakukan penahanan terhadapnya. Proses hukum dan pemeriksaan intensif tetap berjalan.
SuaraJabar.id - Babak baru kasus video asusila yang menyeret nama selebgram ternama, Lisa Mariana, kini memasuki fase serius. Setelah sempat menjadi perbincangan hangat di jagat maya dan membuat penasaran warganet, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat akhirnya mengambil langkah tegas.
Pada Kamis (4/12/2025), tim penyidik melakukan upaya penjemputan paksa terhadap Lisa Mariana. Langkah hukum yang keras ini terpaksa diambil lantaran sang selebgram dinilai tidak kooperatif dalam proses hukum yang sedang berjalan.
Lisa diketahui telah beberapa kali mangkir atau tidak menghadiri panggilan pemeriksaan yang dilayangkan oleh penyidik tanpa alasan yang patut.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan tindakan tegas tersebut. Ia menjelaskan bahwa upaya paksa ini sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku ketika saksi atau terlapor mengabaikan panggilan resmi kepolisian.
“Panggilan yang kedua ini disertai dengan upaya paksa. Iya, pemeriksaan saja. Sudah kita tangkap Lisa ini, sudah kita bawa ke sini, lagi diperiksa,” kata Hendra dilansir dari Antara, Kamis 4 Desember 2025.
Bagi Anda yang mengikuti kasus ini sejak awal viral, status hukum Lisa Mariana kini telah berubah drastis. Bukan lagi sekadar saksi, Lisa kini resmi menyandang status sebagai Tersangka.
Peningkatan status ini dilakukan setelah penyidik dari unit siber melakukan gelar perkara dan menemukan bukti permulaan yang cukup. Jejak digital dan analisis forensik terhadap video yang beredar menjadi kunci utama penetapan tersangka ini.
“Unsur penyidikannya sudah terpenuhi. Sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Hendra.
Polisi menyimpulkan bahwa perekaman video asusila tersebut tidak terjadi secara diam-diam atau candid, melainkan dilakukan dengan kesadaran penuh.
Baca Juga: Diperiksa KPK Soal Skandal BJB Rp222 Miliar, Ridwan Kamil: Saya Tidak Tahu, Apalagi Menikmati
Kesimpulan ini didapat setelah penyidik siber membedah konten video secara mendalam, yang menunjukkan bahwa kedua pemeran dalam video tersebut secara sadar melakukan perekaman terhadap aktivitas pribadi mereka yang kemudian tersebar ke publik.
Polda Jabar mengonfirmasi bahwa meski proses hukum terus berjalan, penahanan fisik terhadap Lisa belum dilakukan.
Kombes Pol Hendra tidak merinci alasan subjektif maupun objektif penyidik terkait keputusan tidak menahan tersangka, namun ia memastikan hal tersebut tidak menghapus status pidananya.
“Memang tidak dilakukan penahanan, tetapi statusnya tersangka,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Diperiksa KPK Soal Skandal BJB Rp222 Miliar, Ridwan Kamil: Saya Tidak Tahu, Apalagi Menikmati
-
Ridwan Kamil Siap Buka-bukaan Soal Skandal Iklan BJB Senilai Rp222 Miliar
-
Akhirnya! Setelah 256 Hari Menggantung, KPK Pastikan Panggil Ridwan Kamil Kasus Bank BJB
-
Selebgram Lisa Mariana dan Pemeran Pria F Alias Tato Tersangka Video Mesum
-
Lisa Mariana Dijerat Kasus Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil, Ini 5 Poin Krusialnya
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran
-
Bupati Tegaskan Karawang Anti Gay, Dedi Mulyadi Dorong Tindakan Nyata di Lapangan
-
Sikapi Pesta LGBT Karawang, Dedi Mulyadi Gagas Pembinaan di Barak Militer