-
KPK akan memanggil mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil (RK), "dalam waktu dekat" terkait kasus dugaan korupsi Bank BJB, setelah penggeledahan rumahnya 256 hari lalu.
-
Kasus dugaan korupsi Bank BJB telah menetapkan lima tersangka, termasuk Dirut Bank BJB, dengan perkiraan kerugian negara mencapai sekitar Rp222 miliar.
-
Penggeledahan rumah Ridwan Kamil oleh KPK dilakukan pada 10 Maret 2025 terkait kasus Bank BJB, namun hingga kini RK belum juga dimintai keterangan.
SuaraJabar.id - Sorotan publik kembali tertuju ke Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan. Setelah menjadi tanda tanya besar selama lebih dari delapan bulan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memberikan sinyal tegas terkait status pemeriksaan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK).
Isu ini kembali mencuat tajam mengingat sudah 256 hari berlalu sejak penyidik antirasuah melakukan penggeledahan dramatis di kediaman RK pada 10 Maret 2025 lalu. Publik, khususnya warga Jawa Barat dan netizen yang aktif mengawal isu transparansi, terus mempertanyakan kelanjutan kasus dugaan korupsi di Bank BJB yang menelan kerugian negara fantastis tersebut.
Menjawab desakan publik, KPK menegaskan bahwa pemanggilan terhadap Ridwan Kamil tinggal menunggu waktu. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, pada Kamis (20/11) malam.
“Kapan akan diminta keterangan? Dalam waktu dekat,” ujar Asep Guntur Rahayu dilansir dari Antara.
Pernyataan singkat namun padat ini menjadi angin segar bagi penegakan hukum, sekaligus sinyal bahwa penyidikan kasus ini tidak mandek. Meski demikian, Asep belum bersedia membocorkan tanggal pasti Jumat Keramat atau hari spesifik kapan RK akan menghadap penyidik.
“Jadi kita sama-sama tunggu ya. Nanti pasti dikabarkan,” katanya.
Dalam penyidikan kasus ini, KPK sebenarnya sudah bergerak cukup jauh. Sejak 13 Maret 2025, lembaga antirasuah telah menetapkan lima orang sebagai tersangka utama. Mereka bukan orang sembarangan, melainkan petinggi bank dan pihak swasta:
- YR (Yuddy Renaldi): Direktur Utama Bank BJB.
- WH (Widi Hartoto): Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank BJB.
- IAD (Ikin Asikin Dulmanan): Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri.
- SUH (Suhendrik): Pengendali Agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress.
- SJK (Sophan Jaya Kusuma): Pengendali Agensi Cipta Karya Sukses Bersama.
Momen yang paling diingat publik adalah pada tanggal 10 Maret 2025. Saat itu, penyidik KPK menggeledah rumah Ridwan Kamil. Dari operasi tersebut, KPK tidak pulang dengan tangan kosong. Sejumlah aset berharga, termasuk sepeda motor dan mobil, turut disita sebagai barang bukti.
Namun, pasca penggeledahan tersebut, kasus seolah "tenang" tanpa ada pemanggilan lanjutan terhadap RK hingga hari Jumat (21/11/2025) ini. Jeda waktu 256 hari inilah yang memicu spekulasi liar di media sosial.
Baca Juga: Kejati Jabar Didesak Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Indramayu
Berita Terkait
-
Kejati Jabar Didesak Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Indramayu
-
19 Tersangka dan 4 Proyek Ganda, Siapa Lagi yang Terseret Usai OTT?
-
Misteri Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Bekasi: Kejati Jabar Bakal Tetapkan Tersangka: On Proses Ya
-
Kejati: Penyidikan Tunjangan Perumahan DPRD Bekasi Berjalan
-
Dugaan Korupsi Anggaran 2025, Wakil Wali Kota Bandung Dicegah ke Luar Negeri?
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan
-
Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor