-
Kabupaten Bogor berhasil menjadi destinasi wisata utama di Jawa Barat sepanjang tahun 2025 dengan persentase kunjungan tertinggi, yakni mencapai empat belas koma sembilan puluh delapan persen dari total perjalanan wisatawan.
-
Daya tarik utama wilayah ini terletak pada kekayaan alam seperti kawasan Puncak dan desa wisata, yang didukung oleh berbagai penyelenggaraan event musik, olahraga, serta festival budaya berskala daerah maupun nasional.
-
Kebijakan strategis pemerintah dan peningkatan infrastruktur terbukti efektif mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui investasi sektor jasa, pembangunan pusat perbelanjaan, serta pembukaan lapangan kerja baru bagi masyarakat di Kabupaten Bogor.
SuaraJabar.id - Peta pariwisata di Tanah Pasundan mengalami pergeseran menarik sepanjang tahun 2025. Jika biasanya Kota Bandung menjadi top of mind para pelancong, kini mahkota tersebut resmi berpindah ke Kabupaten Bogor.
Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, wilayah yang dijuluki Bumi Tegar Beriman ini tercatat sebagai daerah dengan persentase kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) tertinggi di provinsi tersebut.
Prestasi ini mengukuhkan posisi Kabupaten Bogor sebagai surga baru bagi kaum urban yang mencari lokasi healing maupun rekreasi keluarga.
BPS Jawa Barat mencatat, secara kumulatif pada periode Januari–November 2025, total perjalanan wisatawan nusantara di Jawa Barat menembus angka fantastis, yakni 193,24 juta perjalanan.
Dalam periode tersebut, kawasan Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi) dan Bandung Raya masih menjadi magnet utama dengan kontribusi sebesar 51,90 persen dari total perjalanan. Namun, yang mengejutkan adalah rincian peringkat per daerah.
Kabupaten Bogor melesat ke posisi puncak dengan capaian 14,98 persen, mengungguli Kota Bandung yang berada di posisi kedua dengan 11,3 persen.
Berikut adalah peringkat destinasi wisata terpopuler di Jawa Barat 2025 berdasarkan data BPS:
1. Kabupaten Bogor (14,98%)
2. Kota Bandung (11,3%)
Baca Juga: Gunung Sanggabuana Jadi Primadona, Kawasan Glamping Karawang Selatan Dongkrak Ekonomi Warga
3. Kota Bekasi (6,80%)
4. Kabupaten Bandung (6,74%)
5. Kabupaten Bekasi (6,28%)
6. Kota Depok (5,72%)
Apa yang membuat Kabupaten Bogor begitu memikat? Jawabannya terletak pada kekayaan alam yang autentik. Mulai dari udara sejuk pegunungan, curug (air terjun) yang eksotis, hutan pinus, hingga desa-desa wisata yang menawarkan pengalaman back to nature.
Potensi wisata alam ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan nusantara yang mencari destinasi rekreasi, edukasi, dan wisata keluarga khususnya wisata puncak yang masih menjadi primadona menjadi destinasi wisata di Kabupaten Bogor.
Berita Terkait
-
Gunung Sanggabuana Jadi Primadona, Kawasan Glamping Karawang Selatan Dongkrak Ekonomi Warga
-
Jawa Barat Diguncang 1.242 Gempa Sepanjang 2025, BMKG: Tanah Pasundan Tak Pernah Tidur
-
Realisasi Pendapatan Karawang 2025 Cuma Tembus 91 Persen, Lebih Rendah dari Tahun Lalu
-
Awas Horor Macet! Puncak Arus Balik Garut Diprediksi Sabtu-Minggu Ini
-
Longsor Proyek di Jatinangor: 3 Pekerja Tewas, 3 Lainnya Masih Tertimbun Material
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan