Andi Ahmad S
Rabu, 07 Januari 2026 | 23:26 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (ANTARA/Ricky Prayoga)
Baca 10 detik

Pemprov Jawa Barat menghadapi beban fiskal berat di 2026 akibat tunggakan proyek 2025 sebesar Rp621 miliar dan pemangkasan dana transfer pusat yang totalnya mencapai Rp3 triliun.

Meski ruang fiskal terhimpit utang dan beban rutin, Gubernur Dedi Mulyadi tetap meningkatkan anggaran infrastruktur jalan menjadi Rp4,5 triliun demi memastikan pembangunan prioritas tetap berjalan maksimal.

Gubernur melakukan penghematan ekstrem dengan menghapus perjalanan dinas, memangkas biaya seremonial hingga menyisakan dua acara saja, serta mengurangi anggaran makan minum tamu demi menambal defisit APBD.

Dedi bahkan mengatakan akan menghapus anggaran makan minum tamu yang sebelumnya Rp3,5 miliar menjadi hanya Rp500 juta, serta meniadakan anggaran perjalanan dinas gubernur.

"Gubernur sendiri secara personal sudah menghapus baju dinas, sudah menghapus kendaraan dinas dan saat ini 2026 kami menghapus perjalanan dinas. Dulu ada Rp1,5 miliar perjalanan dinas diturunkan menjadi Rp150 juta. Tahun 2026 ini saya tidak menggunakan lagi dana perjalanan dinas pemerintah," tegas Dedi.

Load More