- Dua anggota kepolisian gugur dalam perjalanan menuju lokasi longsor di Cisarua, Bandung Barat, karena kecelakaan lalu lintas.
- Mereka bertugas membantu penanganan darurat bencana longsor yang disebabkan intensitas hujan tinggi di wilayah perbukitan.
- Sebagai penghormatan, kedua polisi tersebut dianugerahi kenaikan pangkat anumerta atas pengabdian dalam misi kemanusiaan.
SuaraJabar.id - Hujan deras belum sepenuhnya reda ketika dua anggota kepolisian itu berangkat menjalankan tugas. Mereka tidak menuju lokasi kriminal atau pengamanan unjuk rasa, melainkan ke titik bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, untuk membantu warga yang sedang dilanda musibah.
Namun, perjalanan kemanusiaan itu berakhir tragis. Dua polisi gugur saat menjalankan tugas negara.
Sejak malam hingga dini hari, wilayah Cisarua diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi tanah yang labil di kawasan perbukitan tak mampu menahan debit air. Longsor pun terjadi, menimbun permukiman warga dan membuat sejumlah akses jalan terhambat.
Situasi darurat segera ditetapkan. Aparat, relawan, dan petugas gabungan dikerahkan untuk melakukan penanganan awal dan evakuasi.
Pada pagi hari, dua anggota polisi menerima perintah untuk membantu penanganan longsor. Tugas mereka adalah mendukung pengamanan wilayah, mengatur arus kendaraan darurat, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Tanpa banyak waktu, keduanya langsung bergerak menuju lokasi bencana melalui jalur yang dilaporkan sulit dilalui.
Jalur menuju lokasi longsor dipenuhi kendaraan darurat yang membawa logistik dan personel. Jalanan sempit, licin akibat hujan, dan jarak pandang terbatas membuat perjalanan penuh risiko.
Di tengah situasi darurat itu, waktu menjadi faktor penting. Bantuan harus segera tiba sebelum kondisi memburuk.
Saat melintasi salah satu ruas jalan menuju lokasi bencana, kecelakaan lalu lintas terjadi. Insiden berlangsung cepat, di tengah kepadatan kendaraan dan kondisi cuaca yang belum bersahabat.
Baca Juga: 7 Fakta Dua Polisi Gugur di Longsor Cisarua, Tertabrak Truk TNI Saat Tugas Kemanusiaan
Aktivitas penanganan bencana seketika terhenti. Petugas di sekitar lokasi berupaya memberikan pertolongan secepat mungkin.
Kedua polisi segera dievakuasi dan dibawa ke fasilitas medis terdekat. Tim medis berupaya maksimal memberikan pertolongan.
Namun, luka yang diderita terlalu parah. Tak lama kemudian, keduanya dinyatakan meninggal dunia saat menjalankan tugas kemanusiaan.
Kabar gugurnya dua polisi ini menyebar cepat dan meninggalkan duka mendalam, baik di lingkungan kepolisian maupun masyarakat. Mereka gugur bukan karena kelalaian, melainkan saat menjalankan tugas untuk membantu warga yang tertimpa bencana.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian, institusi kepolisian memberikan kenaikan pangkat anumerta kepada kedua almarhum.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap operasi kemanusiaan, ada risiko besar yang dihadapi para petugas di lapangan. Dua polisi tersebut gugur saat tidak membawa senjata, melainkan membawa tanggung jawab dan harapan untuk menyelamatkan sesama.
Tag
Berita Terkait
-
7 Fakta Dua Polisi Gugur di Longsor Cisarua, Tertabrak Truk TNI Saat Tugas Kemanusiaan
-
16 Jenazah Dievakuasi, Tim SAR Terus Sisir 80 Korban yang Masih Tertimbun di Cisarua
-
80 Orang Masih Tertimbun, Basarnas Kerahkan Pasukan Khusus dan Robot Udara ke Bandung Barat
-
Pesta Sabu, Ketua Bawaslu Bandung Barat Diringkus Polres Cimahi
-
Siswa SMK Tewas Saat Pentas Seni, Polres Cimahi Periksa 13 Saksi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
Adu Banteng di Jalur Sukabumi-Bogor: Colt Mini L300 Hantam Pajero, Bagaimana Nasib 8 Penumpang?
-
Mengawal Senyum Buruh: Kala Ribuan Karyawan Kahatex Cairkan THR di Bawah Penjagaan Ketat Polisi
-
Maut Menjemput di Simpang Tonjong: Detik-Detik Avanza Oleng Renggut Nyawa Pejalan Kaki di Ciamis
-
Bukan Sekadar Urusan Masak: Gegara Limbah dan Asrama, 2 SPPG di Banjar Disetop Pusat