Andi Ahmad S
Minggu, 22 Februari 2026 | 18:05 WIB
Ilustrasi kekerasan di Sukabumi Jawa Barat (Unsplash/Keenan Constance)
Baca 10 detik
  • Ibu tiri NS (13) membantah keras tudingan perundungan, menyatakan NS meninggal dunia akibat sakit kanker darah (Leukemia autoimun).
  • Kondisi fisik yang melepuh diduga terjadi akibat komplikasi panas dalam yang berkaitan dengan penyakit darah serius yang diderita NS.
  • Isu kekerasan dan perundungan tersebar luas setelah video kondisi NS dikirim kepada pihak lain sebelum diagnosis medis disampaikan.

"Tidak, saya tidak pernah seperti yang dituduhkan itu, kalau saya seperti itu mungkin anak itu sudah meninggal dari dulu, anak itu diurus sama saya dari kelas tiga SD, sampai kemarin saya yang ngurus semuanya, mulai pendidikannya, dari tidak bisa baca, tidak bisa ngaji saya yang ngurus, saya yang nyebokin saya yang nyuciin bajunya jadi saya tahu perkembangan anak ini semuanya saya tahu,” tegasnya.

Terkait proses yang berjalan, TR mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada ketentuan yang berlaku dan berharap kebenaran dapat terungkap.

“Kalau saya pasrah saja, Allah yang maha tahu, kalau memang ini membuat anak saya tenang ya apa boleh buat, kalau aturan manusia kan bisa diubah dan dibuat, kalau aturan Allah kan nggak bisa, jadi saya pasrah saja ya mudah-mudahan saja ada keajaiban mudah-mudahan kebenaran bisa diperlihatkan,” tutupnya.

Load More