- Ibu tiri NS (13) membantah keras tudingan perundungan, menyatakan NS meninggal dunia akibat sakit kanker darah (Leukemia autoimun).
- Kondisi fisik yang melepuh diduga terjadi akibat komplikasi panas dalam yang berkaitan dengan penyakit darah serius yang diderita NS.
- Isu kekerasan dan perundungan tersebar luas setelah video kondisi NS dikirim kepada pihak lain sebelum diagnosis medis disampaikan.
SuaraJabar.id - Kasus kematian NS (13), siswa SMPIT Darul Ma’arif, yang sempat viral di media sosial dengan tudingan kekerasan dan perundungan, kini mendapatkan klarifikasi dari pihak keluarga.
TR (47), ibu tiri NS, secara tegas membantah berbagai informasi yang beredar mengenai penyebab meninggalnya NS.
Ia menyampaikan bahwa anak tersebut meninggal dunia karena sakit, bukan karena kekerasan seperti yang ramai diperbincangkan.
Menurut TR, berdasarkan informasi yang ia terima, NS diduga mengalami penyakit serius yang berkaitan dengan gangguan darah.
"Iya itu sakit saja, sakit panas, kalau kemarin dari pak Surahman yang di BAP di Polsek itu tapi tidak memberikan bukti otentiknya hanya melihat dari Hp kalau anak itu didiagnosa kanker darah, Leukimia autoimun, jadi itu bener sakit,” ujarnya dilansir dari SukabumiUpdate -jaringan Suara.com, Minggu (22/2/2026).
Ia juga menanggapi kondisi kulit NS yang disebut mengalami luka atau melepuh akibat air panas.
"Kalaupun ada kulit yang melepuh itu akibat dari panas dalam karena kanker darah itu, itu juga informasi dari saksi yang kemarin,” katanya.
TR menjelaskan, pada Kamis pagi NS dibawa ke RSUD Jampangkulon bersama dirinya dan ayah kandung korban.
Namun, ia tidak mengetahui secara detail penjelasan medis karena fokus mengurus administrasi.
Baca Juga: Tangis Pilu Ayah NS di Sukabumi: Autopsi Jenazah Ungkap Luka Misterius
“Jadi kan hari Kamis itu dibawa ke RSUD Jampangkulon, pagi sama saya sama bapaknya, kalau keterangan dari rumah sakit itu kebetulan yang mendampingi almarhum itu kan bapaknya, kalau saya sibuk di bagian pendaftaran jadi saya nggak tahu yang disampaikannya,” ungkapnya.
Terkait isu perundungan dan berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial, TR menilai hal tersebut bermula dari video kondisi korban yang sempat dikirim kepada pihak tertentu sebelum adanya diagnosis medis.
“Itu mungkin karena sebelum adanya diagnosa kanker darah itu, bapaknya langsung video langsung dikirim ke pak Ustad guru ngajinya, diteruskan lagi ke H Isep, nah H Isep langsung dateng langsung interogasi anak untuk ngaku itu, ini, padahal anak sudah dalam keadaan kritis, jadi kalau menurut saya mamah-mamah (ucapan anak) kalau menurut saya karena manggil saja biar saya yang menjelaskan. Nah belum ada apa-apa langsung diupload termasuk sama pak H Isep dishare di grup akhirnya sama netizen digoreng seperti itu,” jelasnya.
TR mengakui sempat terjadi pertengkaran antara anak angkatnya dengan NS, namun menurutnya hal tersebut merupakan konflik biasa antara saudara.
“Oh iya itu memang bertengkar, tapi bertengkar anak-anak namanya anak-anak udah biasa bukan sekali itu aja dan akhirnya tetep baikan lagi,” katanya.
TR juga membantah tudingan adanya penganiayaan terhadap korban seperti yang dituduhkan banyak akun media sosial kepadanya.
Berita Terkait
-
Tangis Pilu Ayah NS di Sukabumi: Autopsi Jenazah Ungkap Luka Misterius
-
Jangan Sampai Terlewat! Ini Jadwal Imsakiyah & Buka Puasa Bandung-Sukabumi Hari Ini 20 Februari 2026
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung-Sukabumi Kamis 18 Februari 2026
-
Jejak Digital Ungkap Motif Cinta di Balik Pembunuhan Tragis Siswa SMP yang Dibuang di Kampung Gajah
-
Tragedi Kampung Gajah: Dua Remaja Pembunuh Pelajar SMP Ditangkap
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA
-
ORI030 Resmi Ditawarkan, BRI Perluas Pilihan Investasi bagi Masyarakat
-
Siapa Pemilik Asli Rumah Mewah Parahyangan Golf? Petugas Keamanan Bongkar Fakta Mengejutkan
-
Program AURA BRI Peduli Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing Kelompok Wanita di Bogor
-
Cegah Kelumpuhan Permanen, Metode Intervensi Vaskular Jadi Titik Terang Pengobatan Stroke