- Pria berinisial Budi (48) ditangkap polisi di Cisaat pada Kamis dini hari (12/3/2026) setelah mengancam warga dengan kampak.
- Insiden ini diduga bermula dari laporan pelecehan yang terjadi di angkot wilayah Parungkuda pada Rabu (11/3/2026).
- Polisi akan memeriksa kejiwaan Budi dan melimpahkan kasus dugaan pelecehan serta kepemilikan senjata tajam ke Polres.
SuaraJabar.id - Aksi pria yang mengacungkan kampak dan mengancam warga di Jalan Siliwangi, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, akhirnya berakhir di tangan polisi.
Sosok pria yang viral di media sosial itu diketahui berinisial Budi (48), yang sebelumnya diduga melakukan pelecehan terhadap seorang perempuan sebelum mengamuk di tempat umum.
Kini, setelah berhasil diamankan, polisi juga berencana memeriksa kondisi kesehatan kejiwaan pria tersebut.
Budi ditangkap aparat kepolisian di sebuah rumah kosong di Kampung Cibatu, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.
Penangkapan tersebut dilakukan kurang dari 24 jam setelah insiden yang terjadi pada Rabu (11/3/2026) dan sempat menghebohkan masyarakat.
Kapolsek Cicurug, Kompol Aah Hermawan, menjelaskan bahwa rangkaian peristiwa itu bermula dari dugaan tindak pidana pelecehan yang terjadi di wilayah Sundawenang, Kecamatan Parungkuda.
“Memang benar telah terjadi peristiwa yang viral di wilayah Cicurug, tepatnya di Jalan Siliwangi. Tapi sebelumnya diduga terjadi tindak pidana pelecehan di wilayah Parungkuda, tepatnya di Sundawenang,” kata Aah, Kamis (12/3/2026).
Korban diketahui bekerja di sebuah toko handphone di Cicurug. Saat peristiwa terjadi di dalam angkutan kota (angkot) 09 jurusan Cibadak–Cicurug, korban kemudian berusaha meminta bantuan kepada rekan-rekannya ketika kendaraan tiba di kawasan Cicurug.
“Korban ini kerjanya di toko handphone di Cicurug, jadi meminta bantuan sama teman-temannya. Saat turun di Cicurug dia minta dibantu,” ujarnya.
Baca Juga: 341 Masjid di Jabar Jadi Tempat Singgah Pemudik, Bisa Istirahat hingga Isi Daya HP
Namun situasi justru memanas ketika pelaku merasa mendapat perlawanan.
Menurut Aah, pria tersebut kemudian mengeluarkan senjata tajam berupa kampak dan mulai mengancam orang-orang di sekitar lokasi.
“Yang diduga pelaku merasa ada perlawanan, akhirnya mengeluarkan senjata tajam berupa kampak,” katanya.
Setelah kejadian tersebut viral di media sosial, korban langsung melaporkan dugaan pelecehan yang dialaminya kepada pihak kepolisian.
Polsek Cicurug kemudian berkoordinasi dengan Polres Sukabumi serta Polsek Parungkuda, mengingat lokasi awal dugaan pelecehan berada di wilayah hukum Parungkuda.
“Kami menerima laporan dari korban terkait pelecehan seksual dan berkoordinasi dengan Polres. Karena TKP awal di Parungkuda, Polsek Parungkuda juga menerima laporan dan berkoordinasi dengan Polres,” jelasnya.
Berita Terkait
-
341 Masjid di Jabar Jadi Tempat Singgah Pemudik, Bisa Istirahat hingga Isi Daya HP
-
Viral Ngamuk Bawa Kapak di Cicurug, Pria Diduga Peleceh Penumpang Angkot Dibekuk Polisi
-
Ngamuk Bawa Kampak Usai Diduga Lecehkan Penumpang Angkot, Pria Misterius Gegerkan Warga Cicurug
-
Berburu Ikan di Malam Hari, Pemuda Sukabumi Ditemukan Tewas Tenggelam di Pantai Cibuaya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan