- Sebuah angkot menabrak dan melindas sepeda motor di Cireunghas, Sukabumi pada Jumat (13/3/2026) pagi terekam CCTV.
- Pasca-kejadian, penanganan perkara telah diserahkan kepada Satlantas Polres Sukabumi Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut.
- Warganet menduga penyebab kecelakaan karena kecepatan tinggi, rem blong, atau kondisi infrastruktur jalan yang buruk.
SuaraJabar.id - Pagi yang semestinya berjalan normal di Jalan Raya Cireunghas-Gandasoli mendadak berubah menjadi panggung kengerian.
Sebuah kecelakaan lalu lintas brutal terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV), memperlihatkan detik-detik saat sebuah angkutan kota (angkot) menghantam dan melindas sepeda motor di depannya, Jumat (13/3/2026).
Insiden nahas ini terjadi tepat di Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, sekitar pukul 09.34 WIB.
Dari rekaman CCTV berdurasi singkat yang kini beredar luas dan viral di media sosial, terlihat sebuah angkot trayek Gegerbitung-Sukaraja melaju dengan kecepatan yang tak wajar. Dari arah yang sama, melintas sebuah sepeda motor yang berboncengan.
Tanpa ada tanda-tanda pengereman yang berarti, angkot tersebut menyeruduk bagian belakang motor dengan keras. Benturan itu tak terelakkan.
Pengendara dan penumpang motor malang tersebut langsung terpental ke udara, terhempas ke aspal, sebelum akhirnya tubuh mereka terlindas oleh roda kendaraan umum bermesin besi itu.
Seolah kehilangan kendali sepenuhnya, laju maut angkot itu baru benar-benar terhenti setelah moncong kendaraannya menghantam keras sebuah tiang dan bagian depan bangunan milik warga di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kondisi pascatabrakan terekam amat memilukan dalam video-video amatir warga yang membanjiri lini masa media sosial.
Tubuh pengendara dan penumpang sepeda motor tampak tergeletak lemas tak sadarkan diri di tengah jalan raya, memicu kepanikan warga sekitar yang segera berhamburan mencoba memberikan pertolongan pertama.
Baca Juga: Warga Depok dan Bekasi Wajib Tahu: Dedi Mulyadi Pangkas Aturan Ribet Bayar Pajak Kendaraan
Aparat penegak hukum pun tak tinggal diam. Kapolsek Cireunghas, IPDA Hendrayana Syaepudin, segera mengonfirmasi kebenaran tragedi Jumat pagi tersebut.
Menurutnya, saat ini tongkat estafet penanganan perkara telah diserahkan sepenuhnya kepada Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Kota.
Dikonfirmasi terpisah, Kanit GAKKUM Polres Sukabumi Kota, IPDA Andika Pratistha, masih enggan membeberkan detail kronologi resmi maupun status para korban. Polisi memilih berhati-hati sebelum kesimpulan akhir didapat.
“Masih dalam proses penyidikan,” tulis IPDA Andika singkat dikutip dari sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com.
Di tengah bungkamnya pihak kepolisian yang masih menyusun kepingan puzzle penyidikan, opini publik dan warga lokal terlanjur memanas. Pandangan netizen yang menelaah rekaman CCTV tersebut memunculkan beragam spekulasi tajam.
Banyak yang menduga, insiden horor ini dipicu oleh malfungsi teknis seperti rem blong, atau human error di mana sopir angkot kemungkinan berkendara dalam kondisi mengantuk parah.
Berita Terkait
-
Warga Depok dan Bekasi Wajib Tahu: Dedi Mulyadi Pangkas Aturan Ribet Bayar Pajak Kendaraan
-
Kado Manis Lebaran: Saat Ribuan Sopir Angkot dan Andong Jabar Dibayar untuk "Rebahan" di Rumah
-
Harap Bersabar! Tol Bocimi Seksi 3 Batal Buka Jumat, Pekerja Masih Berjibaku "Cuci" Jalan
-
Kampung Kami Dikotori: Amarah Warga Sukabumi, Pesantren Kosong, dan Misteri Hilangnya Ustaz MSL
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Sentil Masalah Sinyal, Komisi V DPR RI Tanya Kenapa Argo Bromo Anggrek Tak Berhenti?
-
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang
-
Kronologi Lengkap Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur: Bermula dari Mobil di Jalur Perlintasan
-
KA Pandalungan dan Blambangan Ekspres Beroperasi Sesuai Jadwal Usai Tragedi Tabrakan di Bekasi
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi